02 September 2019, 21:24 WIB

Kemenpora Ajukan Rp10 M untuk Bidding Tuan Rumah Olimpiade 2032


Rahmatul Fajri | Olahraga

MI/ADAM DWI
 MI/ADAM DWI
Menpora Imam Nahrawi

MENPORA Imam Nahrawi mengatakan pihaknya membutuhkan dana Rp 10 miliar untuk persiapan penawaran menjadi tuan rumah pesta olahraga Olimpiade 2032.

Hal tersebut ia ungkaplam ketika Rapat Kerja tentang Pengajuan Usulan Tambahan Pagu Anggaran 2020 Kemenpora di Komisi X, Gedung DPR RI, Senayan, Senin (2/9).

Ia mengatakan Kemenpora membutuhkan pagu anggaran tambahan pada tahun 2020 sebesar Rp608 miliar. Imam mengatakan Rp 10 miliar digunakan untuk persiapan Indonesia mengajukan sebagai tuan rumah.

"Kalau itu usulan tambahan tapi akan dilaksanakan di tahun anggaran 2020. Namun demikian kalau memang tidak teranggarkan bisa diambil dari dana reguler yg sudah ada," kata Imam.

Imam mengatakan nantinya Biro Perencanaan Kemenpora akan merinci lebih lanjut perihal penggunaan dana tersebut. Namun, secara garis besar ia mengatakan dana itu akan digunakan untuk promosi Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020.

" Itu kan konsep yg diusulkan oleh biro perencanaan. Bs jadi berkurang bisa jadi bertambah. Misal ada modal 10 tapi memungkinkan buat kita melakukan persiapan promosi menuju biding olimpiade," kata Imam.

Lebih lanjut, Imam mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Kementerian lain perihal bidding tuan rumah olimpiade ini. Ia mengatakan tugas ini tidak hanya dikerjakan sendiri oleh Kemenpora.

"Masih ada waktu menuju olimpiade tokyo. Kita akan terus melakukan koordinasi dengan petugas kementerian agar kerja menuju olimpiade tidak hanya jadii tugas kita kemenpora, tp tugas bersama entah kemenlu, perdagangan," kata Imam. (OL-4)

BERITA TERKAIT