29 August 2019, 06:50 WIB

Signage, Bagian Penting yang Sering Terlupakan Pengelola Gedung


Mediaindonesia.com | Ekonomi

SIGNAGE ialah simbol, lambang, atau petunjuk yang merupakan bagian sangat penting dari suatu gedung tetapi sering dilupakan. Tidak ada satu pun gedung atau fasilitas publik yang tidak membutuhkan signage.

Oleh karena itu, praktisi signage menyarankan kepada para pengelola gedung atau bangunan baru untuk menyerahkan pekerjaan signage kepada perusahaan yang mampu mengerjakannya secara total, mulai dari tahap perancangan, pembuatan, hingga pemasangan (design and build package) agar proyek dapat berjalan lancar sehingga menghemat waktu dan biaya.
 
“Sesuai prosedural, biasanya pekerjaan signage dimulai dari desain yang biasanya dikerjakan oleh seorang desainer. Tetapi, signage itu lebih dari hanya tampilan yang bagus di kertas, dia harus mengerti jenis-jenis material, ukuran yang pas, lokasi pemasangan yang tepat dan teknik pekerjaan sampai pemasangan yang sesuai dengan kondisi lapangan. Oleh karena itu, jika menggunakan jasa perusahaan signage yang total solution, pengerjaan di satu pintu, tidak terpisah-pisah, ini lebih efisien dan efektif,” ungkap praktisi signage dari City-Ad Expo, Treeswenda Mulyana, di Jakarta, Selasa (27/8).

Biasanya lagi, kata dia, pemilik gedung menggunakan jasa konsultan desain yang sama sewaktu mereka mendesain logo dan kartu nama. Ini akan terkesan efisien. Namun, mendesain signage itu lebih rumit karena tidak ada satu panduan atau resep yang bisa digunakan untuk semua proyek.

Setiap proyek akan selalu berbeda, dari sisi desain, ukuran dan lokasi pemasangan. Jadi, untuk menghasilkan signage yang cocok dengan kondisi lapangan, seorang desainer harus terus mengikuti pembangunan proyek sampai selesai karena perubahan-perubahan desain di lapangan sangat sering dan wajar terjadi.


Baca juga:   Bea Masuk Sawit ke Mozambik Turun


Contoh dalam desain dibuat warna gelap lalu warna dinding atau background di lapangan juga ternyata ada perubahan menjadi gelap, sehingga signage tidak dapat terbaca dan terpaksa harus dibuat ulang lagi. Hal ini akan menimbulkan penundaan pada jadwal peresmian gedung serta membuang waktu dan biaya untuk revisi dan pembuatan ulang signage.

"Sebagai praktisi signage dan eksekutor di lapangan, City-Ad Expo kerap kali mengalami hal tersebut sehingga menyebabkan pekerjaan signage menjadi lama dan pembuatan ulang signage baru dapat kami kerjakan kembali setelah dilakukan revisi desain oleh pihak bersangkutan,” sambungnya.

Dikatakan, PT City-Ad Expo Indonesia memiliki tim komplet dari desain, produksi, dan instalasi yang berpengalaman untuk memastikan hasil yang sesuai, tepat waktu. Dan juga didukung oleh mesin berteknologi tinggi yang terbaru dan berkualitas.

“Semua proyek kita ikuti pembangunannya sejak awal sehingga koordinasinya sudah mudah dan jelas. Untuk memastikan tidak adanya kesalahan, sebelum membuat signage secara mass production kita akan selalu buatkan sampel yang akan kita pasang langsung di lokasi. Jadi, jika ada ketidaksesuaian dari segala sisi warna, ukuran, maupun kondisi lapangan, pemilik gedung akan langsung tahu dan dapat langsung melakukan revisi sesuai keinginan tanpa harus melibatkan pihak lain. Ini akan sangat menghemat waktu, dan proyek akan berjalan tanpa ada penundaan yang seringkali terjadi jika ada beberapa pihak yang menangani signage,” jelasnya.

Pentingnya signage bisa dilihat penggunaannya. Contohnya, untuk hotel dan gedung perkantoran, sebuah skema, desain, dan penempatan signage dengan gaya yang konsisten akan membantu tamu dan pengunjung merasa nyaman dan aman dan menemukan lokasi dengan cepat.

"Dan signage yang baik bukan hanya membantu menginformasikan, tetapi juga membantu mengomunikasikan imej dan merek perusahaan itu sendiri," kata dia. (RO/OL-1)
 

BERITA TERKAIT