30 August 2019, 18:20 WIB

Jemaah Haji Gelombang Kedua di Madinah mulai Kembali ke Tanah Air


Sitria Hamid dari Arab Saudi | Haji

JEMAAH haji Indonesia gelombang kedua mulai dipulangkan dari Madinah pada Jumat dini hari (30/8). Jemaah haji telah berulangkali diingatkan untuk tidak membawa air zamzam dan bagasi tidak melebihi 32 kg.

Kepala Daerah Kerja Madinah Akhmad Jauhari, menyampaikan hal itu, saat pemberangkatan jemaah haji di Hotel Gulnar Thaiba, Madinah, Jumat (30/8) dini hari Waktu Arab Saudi.

"Jika masih saja memasukkan barang-barang terlarang, konsekuensinya koper tersebut akan dibuka paksa. Yang namanya membuka koper tidak diketahui pemiliknya, akan berpotensi ada barang yang tercecer," kata Jauhari.

Menurut Akhmad Jauhari, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada jemaah terkait berat koper dan benda-benda yang dilarang dibawa dalam pesawat. Di antara barang terlarang adalah air zamzam. Jemaah akan mendapatkan air zamzam saat tiba di bandara tujuan seberat lima liter.

Baca juga: Jemaah Haji yang Sakit Dievakuasi ke Madinah

Data Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dua kloter yang kembali ke tanah air Jumat (30/8) dini hari adalah kloter Surabaya (SUB) 41 dan 42 menggunakan pesawat maskapai Saudia dari Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMMA), Madinah. SUB 41 terbang pada pukul 02.10 waktu Arab Saudi dan SUB 42 pukul 04.10.

Sekitar 900 jemaah dari dua kloter tersebut, diberangkatkan ke bandara mulai pukul 21.00, Kamis (29/8). Seperti pemberangkatan jemaah haji dari Bandara Jeddah, jemaah gelombang kedua juga melalui penimbangan koper dan dilarang membawa barang lebih dari 32 kg. Koper telah dikirim ke bandara 24 jam sebelum penerbangan.

Dokumen perjalanan jemaah haji seperti paspor dan boarding pass, kata Jauhari, telah dipastikan lengkap oleh PPIH. PPIH, lanjutnya, juga memastikan dan mengecek apakah ada dokumen jemaah yang hilang, dan berkoordinasi dengan Konsulat Jenderal RI di Jeddah maupun pihak maskapai.

"PPIH juga telah memastikan kondisi jemaah sehat dan layak terbang. Alhamdulillah untuk keberangkatan hari ini Jumat (30/8) seluruh jemaah dalam kondisi laik terbang, tidak ada yang sakit," jelas Jauhari.

Sekitar 300 kloter jemaah haji gelombang kedua dari Mekah telah berada di Madinah seusai puncak haji Armuzdna (Arafah, Muzdalifah, Mina). Mereka berada di Madinah sekitar 8 hari untuk menjalani arbain (solat 40 waktu) di Masjid Nabawi dan ziarah.

Pemulangan jemaah haji ke tanah suci terakhir pada 14 September dari Madinah. Dan pada 15 September Madinah sudah kosong dari jemaah haji Indonesia.(OL-4)

BERITA TERKAIT