26 August 2019, 08:30 WIB

Pemprov DKI Edukasi Warga Kelola Sampah


Rifaldi Putra Irianto | Megapolitan

MI/Susanto
 MI/Susanto
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

GUNA mengedukasi masyarakat DKI Jakarta dalam melakukan pengolahan sampah secara mandiri, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencanangkan program untuk mengolah dan mengurangi sampah di Ibu Kota.

“Di Jakarta ada 2.927 RW, yang berkumpul hari ini hanya 22 RW. Jumlahnya masih kecil, tapi jangan remehkan jumlah yang kecil. Jumlah yang berkumpul di sini adalah yang pertama untuk memulai gerakan baru untuk mengelola sampah di Ibu kota,” kata Anies di Balai Kota DKI, Jakarta, Sabtu (24/8).

Program yang dilakukan untuk mengelola dan mengurangi sampah di Jakarta tersebut, diberi nama Samtama yang merupakan singkatan dari Sampah Tanggung Jawab Bersama. Program ini merupakan gerakan masyarakat untuk mengolah sampah.

Anies menyebutkan perlu adanya perubahan pola pikir dalam melakukan pengelolahan sampah, yang bukan hanya membersihkan sampah dan membuangnya, melainkan juga harus dapat mengolah dan mengelola sampah.

“Perlu adanya perubahan mindset, bukan hanya membersihkan sampah, tapi perlu adanya peran aktif dari warga terhadap sampah, kita harus mulai mengelolanya melalui 3R (reduce/kurangi, reuse/guna ulang, recycle/daur ulang),” sebutnya.

Senada, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Andono Warih menyebutkan program Samtama merupakan salah satu bentuk bahwa Pemprov DKI Jakarta menjalankan peran city 4.0. Implementasinya dengan menyediakan platform bagi warga agar bisa berperan membangun kota dan bergerak bersama. “Me­rangkul PKK Jakarta, Dinas Lingkungan Hidup menginisiasi gerakan Samtama sebagai langkah awal gerakan bersama mengelola sampah,” kata Andono di Balai Kota DKI, Jakarta, Sabtu, (24/8).

Ia menjelaskan, kegiatan Samtama terbagi menjadi dua bagian, yaitu Laskar Samtama dan Kampung Samtama. Kampung Samtama merupakan inisiatif warga di tingkat RW untuk memperbaiki pengelolaan sampah di kampung mereka. Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta disebut menjaring 330 relawan di 22 RW di Jakarta.

Adapun Laskar Samtama yakni warga yang mendaftar untuk menjadi relawan. Dinas Lingkungan Hidup sudah menyeleksi sebanyak 209 dari 429 orang. Ke-209 orang itu terdiri dari 185 relawan umum dan 24 relawan dokumentasi. (Rif/X-6)

BERITA TERKAIT