25 August 2019, 15:39 WIB

Santripreneur 2019 Resmi ditutup, Kemenpora Apresiasi Tuan Rumah


mediaindonesia.com | Humaniora

Istimewa/Kemenpora
 Istimewa/Kemenpora
Asdep Kewirausahaan Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora Imam Gunawan diwawancarai wartawan di Kuta, Bali.

PUNCAK acara Santripreneur Lintas  Agama 2019 yang berlangsung di Panggung Utama Discovery Shoping Mall, Kuta, Bali, dihadiri sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Bali dan Kementerian Pemuda dan Olahrga (Kemenpora).  

Pejabat yang hadir yakni Gubernur Bali yang  diwakili Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Bali  Made Rentin dan Bupati Badung  yang diwakili  Kesbang Pemerintah Daerah Badung sementara dan Asdep Kewirausahaan Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora Imam Gunawan..

Dalam acara penutupan Minggu (25/8) digelar serangkaian kegiatan di antaranya pembagian cenderamata kepada parai  peserta  yang aktif dalam  kegiatan Santripreneur Iintas Agama 2019. Untuk menyemarakkan kegiatan yang diikuti 1.500 peserta, digelar konser Harmoni yang diisi band Letto.   

Pada hari terakhir Santripreneur Lintas  Agama  2019, panitia pelaksana juga mengumumkan peserta yang dinyatakan lolos dalam lomba kompetisi bisnis. Dari seluruh peserta, akhirnya 10 peserta dinyatakan berhak mendapat akses permodalan dari Kemenpora dengan total nilai sebesar Rp50 juta. 

Pada kesempatan yang sama, panitia pelaksana, wakil Pemprov Bali, dan Asdep Kewirausahaan Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora Imam Gunawan mendeklarasikan Ikatan Santripreneur Indonesia.

Dalam sambutannya, Asdep Kewirausahaan Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora Imam Gunawan mengharapkan kegiatan Santripreneur agar terus  berlanjut. Dia menilai kegiatan  Santriprenuer Lintas Agama 2019 dapat menjadi wadah komunikasi secara intensif untuk selalu  berinovasi  dan  berkreativitas.

Perwakilan Pemprov Bali, Made Rentin juga berharap kegiatan Santripreneur Lintas Agama 2019 bisa setiap tahun.

"Bibit- bibit enterpreuneurship terus berkembang  dengan ide ide  yang cemerlang. Sehingga ke depannya bangsa  ini  akan kuat  dan maju  dalam  dunia bisnis. Tapi  jangan lupa untuk mengundang  peserta anak muda  dari Bali," kata Made.

Sebagai keynote speaker, Imam  Gunawan juga menyampaikan  betapa  besarnya pengaruh  pemuda  dalam menggerakkan  roda  prekonomian  bangsa. Dengan kegiatan Santripreneur ini akan memberikan peluang  yang  besar  bagi  anak muda  untuk  terus berinovasi.

"Selamat  kepada  pemenang yang sudah mendapatkan bantuan, bagi  saya  itu belum cukup untuk membuat produk yang besar, meskipun  nilainya Rp5 juta, namun dengan dedikasi dan Inovasi membangun jejaring bisnis, maka  itupun sangat cukup membantu," tambah Imam. (OL-09)

BERITA TERKAIT