25 August 2019, 11:29 WIB

Ribuan Tentara Brasil Dikerahkan Atasi Kebakaran Hutan Amazon


mediaindonesia.com | Internasional

AFP/Sergio Lima
 AFP/Sergio Lima
Tentara Brasil siap menaiki pesawat militer untuk mengatasi kabakarab hutan Amazon di Rondonia, Brasil.  

RATUSAN titik api bermunculan terus menjalar di hutan hujan Amazon, Brasil. Demikian laporan data resmi. Bahkan kebakaran di kawasan hutan Amazon telah meliputi wilayah dari enam negara bagian di Brasil.

Pemerintah Negara Bagian Para, Rondonia, Roraima, Tocantins, Acre and Mato Grosso telah meminta bantuan pihak militer untuk memadamkan api. Pernyataan tersebut Menteri Lingkungan Brasil Ricardo Salles mengatakan hal tersebut Sabtu (24/8) selang sehari Presiden Brasil Jair Bolsonaro memerintah militer untuk turut mengatasi kebakaran hutan Amazon.

Data dari  National Institute for Space Research (INPE), Brasil, mengatakan sekitar 1.663 titik api muncul dari Kamis (22/8) hingga Jumat (23/8). Sebelumnya tercatat ada lebih dari 1.200 titik api. 

Data resmi menunjukkan 78.383 titik api tercatat di Brasil sepanjang 2019. Jumlah titik api tersebut mengalami kenaikan 84% jika dibandingan dengan tahun lalu. . 

Para pengamat dan aktivis lingkungan menyatakan kebakaran dipicu ulah para petani yang membuka lahan di kawasan padang rumput.

Sebagaimana diketahui bahwa kawasan hutan Amazon adalah hutan hujan tropis terbesar di dunia dan telah menjadi bagian pentng dalam mengatasi perubahan iklim dan mampu menyerap karbondioksida dalam volume besar. 

Kerahkan militer

Di sisi lain, pemerintah Brasil siap mengerahkan sekitar 44 ribu tentara sebagai bagian operasi pemadaman kebakaran hutan di kawasan Amazon. Menteri Pertahanan Brasil Fernando Azevedo mengatakan pasukan militer telah bergerak menuju ke lokasi kebakaran hutan. .

Misi militer pertama akan mengerahkan 700 personel di sekitar Porto Velho, Ibu Kota Negara Bagian Rondonia. Azevedo menambahkan militer menggunakan dua pesawat Hercules  C-130 yang siap membawa 12 ribu liter air ke lokasi kebakaran.

Kantor berita AFP melaporkan jilatan api tampak dari jauh dan asap membumbung ke udara di sebagian wilayah Rondonia.

Sejumlah warga di Porto Velho mengatakan asap pekat telah memasuki kota dan telah mengganggu jutaan warga di sekitarnya.

D sisi lain, operasi militer Brasil dalam mengatasi kebakaran dilaksanakan secara besar-besaran setelah Presiden Bolsonaro mendapat kritikan dari banyak negara.

"Ini menunjukkan perhatian pemerintah Bolsonaro dalam masakah ini," kata Azevedo. "Ini adalah respons yang sangat cepat," tambahnya.

Dalam KTT G-7 di Biarritz, Prancis, persoalan kebakaran hutan Amazon menjadi perhatian serius. Bahkan negara-negara anggota Uni Eropa (UE) mengecam Bolsonaro yang dinilai tidak serius dalam mengatasi kebakaran.

Bahkan Presiden Prancis Emmanuel Macrom menekan Brasil untuk lebih serius dalam mengatasi kebakaran hutan Aamzon. Tak hanya itu. Macrom menilai Bolsonaro telah berdusta dalam turut serta mengatasi perubahan iklim, 

Kecaman Macrom pun dibalas Presiden Brasil. Bolsonaro mengatakan Macrom 'bermental kolonialis'.

"Banyak kebakaran hutan di seluruh dunia dan dan ini tidak digunakan sebagai dalh kemungkinan sanksi internasional," ucap Bolsonaro, Jumat (23/8). (AFP/OL-09)

BERITA TERKAIT