23 August 2019, 17:00 WIB

Mendongkrak Mutu Suara Head Unit Mobil yang tidak Bisa Diganti


Nurtjahyadi | Otomotif

Istimewa
 Istimewa
Wahyu Tanuwidjaja

BELAKANGAN ini, head unit mobil-mobil terbaru sebagian besar sudah tidak bisa lagi diganti untuk meningkatkan kualitas suara yang dihasilkan.

Pasalnya, head unit mobil-mobil modern sebagian besar sudah dirancang juga untuk bisa menjalankan berbagai fitur yang ada pada kendaraan. Desainnya pun sudah terintegrasi dengan dasbor kendaraan.

Sebagai contoh, Head unit pada Ford Fiesta atau Focus memiliki fungsi untuk mengaktif dan menonaktifkan fitur pelipat kaca spion otomatis, fungsi telepon dan beberapa fungsi lainnya.

Yang lebih ekstrem lagi adalah head unit bawaan mobil Eropa seperti Mercedes-Benz dan BMW. Hampir semua fitur elektrik dan elektronik kendaraan dikendalikan oleh head unit bawaan.

Dengan kata lain, sudah tidak mungkin lagi pemilik kendaraan sembarangan menggantinya dengan head unit aftermarket karena akan menghilangkan hampir semua fitur. Mulai dari mengatur warna cahaya ambient dalam kabin, displai indikator mode berkendara hingga fungsi-fungsi vital lainnya.

Baca juga: Rawat Power Steering agar Tetap Sehat

CEO Audioworkshop Wahyu Tanuwidjaja mengatakan bahwa dalam waktu dekat head unit (tape mobil) aftermarket akan berakhir nasibnya.

"Saat ini banyak mobil-mobil keluaran terbaru yang head unit-nya sudah tidak bisa diganti. Tidak usah bicara merek mobil Eropa, head unit punya Wuling saja sudah tidak bisa sembarangan diganti," ujar Wahyu di acara bertajuk 'Sharing is Caring', awal pekan lalu di Jakarta.

Memang diakui saat ini keluaran suara sistem audio standar mobil-mobil terbaru umumnya sudah jauh lebih baik dibanding mobil-mobil lawas beberapa dekade lalu. Audio standar yang dulunya cuma terdengar nyaring melengking kini mulai terasa nada-nada basnya.

Meski demikian untuk urusan kualitas suara para penikmat musik yang memiliki telinga sensitif menganggap audio bawaan kendaraan tersebut masih sangat jauh dari cukup untuk ukuran standar telinga mereka.

Menurut Wahyu Tanuwidjaja, sebenarnya tidak sulit untuk memecahkan masalah itu.

Salah satu cara paling ampuh adalah dengan menambahkan Digital Signal Processor (DSP) yang mampu mengolah berbagai parameter sinyal suara dari head unit agar suara yang direproduksi oleh speaker nantinya lebih natural di telinga pendengarnya.

Sayangnya, perangkat DSP yang bagus harganya juga ajaib. Beberapa merek tertentu bahkan bisa mencapai belasan juta rupiah. Tentu hal ini akan memberatkan konsumen yang memiliki isi kantong pas-pasan tapi tetap tapi ingin kualitas audio mobilnya lebih natural.

Untungnya, saat ini, produsen audio lokal berlabel Dominations Audio baru saja merilis dua DSP terbarunya masing-masing adalah Corpus Call O Sum 6425 dengan enam signal output dan Corpus Call O Sum 8425 yang memiliki delapan signal output.

Dengan harga yang jauh lebih terjangkau, DSP ini diklaim memiliki kemampuan mengolah suara setara dengan DSP keluaran merek-merek ternama berharga belasan juta.

"Kunci dari sebuah DSP ada pada komponen chip prosesornya. Domination Corpus Call O Sum memakai prosesor keluaran Analog Devices yang biasa digunakan oleh produk-produk DSP papan atas yang harganya jauh lebih mahal," ungkap Wahyu.

Yang lebih asyik lagi DSP keluaran Dominations Audio ini dilengkapi juga dengan power amplifier 4 kanal yang masing-masing kanalnya memiliki daya 25 Watt sehingga konsumen tidak harus menambahkan power amplifier untuk menghemat biaya.

Jika daya yang disajikan power amplifier bawaan DSP tersebut dianggap masih belum cukup, konsumen bisa memanfaatkan fungsi DSP-nya saja dengan menambahkan power amplifier yang lebih besar sesuai selera dan kemampuan.

"Bahkan mutunya akan jauh lebih baik," ujar Wahyu.

Hal itu dikarenakan DSP ini memiliki fitur-fitur pengaturan yang lengkap sehingga instalatur lebih mudah menyeting berbagai parameter agar suara yang keluar benar-benar natural.

Mulai dari 31 band parametric equalizer w/eazy tune function, multislope x-over w/ pashe control, time alignment for precision imaging & staging dan lain sebagainya.

Khusus untuk Corpus Call O Sum 8425 (8 channel) terdapat tambahan fitur berupa input bluetooth, Playback file digital via usb port, serta controller yang berguna untuk memanggil maupun menyimpan data. Berkat tambahan fitur tadi DSP seri 8425 mampu memainkan file-file lagu dengan kualitas suara mendekati kualitas audio Hi-Res yang tersimpan pada flashdisk.

Untuk memasang perangkat ini memang membutuhkan keahlian, baik dari sisi instalasi perkabelan hingga melakukan berbagai pengaturan. Oleh karena itu sebaiknya menyerahkan kepada instalatur yang berpengalaman untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Dengan kehadiran DSP ini para maniak audio bertelinga emas tidak perlu khawatir tidak bisa meng-upgrade kualitas audio mobilnya. Untuk urusan harga, DSP Domination Corpus Call O Sum seri 6425 (6 channel) dilego Rp2,75 juta sedangkan seri 8425 (8 channel) dibanderol dengan harga Rp5,5 juta. (OL-2)

BERITA TERKAIT