23 August 2019, 10:37 WIB

Soal Gabion, PDIP: Orang Kampung pun Bisa Kalo Cuma Numpuk Batu


Rifaldi Putra Irianto | Megapolitan

MI/SASKIA ANINDYA PUTRI
 MI/SASKIA ANINDYA PUTRI
Instalasi batu Gabion ditempatkan di depan bundaran HI, di lokasi yang sama tempat instalasi Getah Getih dipasang.

INSTALASI berupa anyaman besi berbentuk keranjang berisi tumpukan batu-batuan serta dihiasi tanaman bunga berwarna cerah pada bagian atasnya, berdiri kokoh di Kawasan Bundaran hotel Indonesia, Jakarta.

Gabion merupakan nama dari instalasi seni baru dari Pemprov DKI, atau dapat juga disebut Beronjong instalasi seharga Rp 150 juta itu kini ramai diperbincangkan.

Ketua fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono menyebutkan dirinya tidak memahami estetika dari instalasi seni tersebut.

"Ini barang apa saya nggak ngerti. Saya katakan barang seni ya barang seni, kalau bukan ya bukan. Kasarannya gini, orang kampung pun bisa numpuk-numpuk batu seperti itu," kata Gembong saat di konfirmasi, Jakarta, Kamis (22/8) malam.

Ia menyayangkan, Pemprov DKI tidak menghadirkan ornamen yang lebih baik, menurutnya instalasi tersebut tak sepadan dengan APBD DKI Jakarta.

"Dalam konteks estetika ibu kota tidak menarik. Dengan APBD Rp 90 triliun sangat tidak sepadan," ucapnya.

Baca juga: Pilinan Getah Getih Bergetah Gabion

Sementara itu, Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Syarif menilai bahwa instalasi Gabion tersebut kreatif.

"Belum lihat langsung di lapangan, tapi menurut saya bagus dan kreatiflah," kata Syarif.

Ia pun tak mempermasalahkan mengenai biaya yang dikeluarkan Pemprov DKI untuk menghadirkan instalasi seni tersebut,  "itu relatif (biaya), kalau seni emang begitu," ucapnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kehutanan DKI Suzi Marsitawati menyebut Gabbion dipasang atas buah dari diskusi tim Dinas Kehutanan. Tujuan pemasangannya untuk mempercantik Bundaran HI yang terkenal sebagai ikon Jakarta.

Tanaman-tanaman yang diletakkan di Gabion maupun di sekitarnya itu bukan sembarang tanaman melainkan tanaman hias yang juga berfungsi menyerap polutan.

"Iya di situ juga dipasang tanaman penyerap polutan," ujarnya. (OL-4)

BERITA TERKAIT