22 August 2019, 22:56 WIB

Menpora Nilai Bali: Beats of Paradise Bangkitkan Nasionalisme


mediaindonesia.com | Humaniora

Istimewa/Kemenpora
 Istimewa/Kemenpora
Menpora Imam Nahrawi dan sutradara Livi Zheng diwawancarai wartawan seusai nonton bareng di Bali.

MENTERI Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengaku sangat mengapresiasi sekaligus takjub terhadap film Bali: Beats of Paradise yang disutradarai sineas muda Indonesia, Livi Zheng.

"Keren ya (filmnya), Livi berhasil memadukan romantisme gamelan antardua negara," ucap Menpora seusai menonton film Bali: Beats of Paradise bersama ratusan pemuda Bali di Trans Studio Mall, Denpasar, Bali, Kamis (22/8).

Menurut Imam, film tersebut dapat dijadikan media penguat nasionalisme bagi anak muda Indonesia. Terlebih alur cerita I Nyoman Wenten, pemeran utama dalam film bergenre drama berdasarkan kisah nyata tersebut bisa menjadi pelajaran penting bagi kalangan muda dan kaum milenial.

"Ini sangat layak ditonton untuk menguatkan rasa nasionalisme, pengorbanan besar Pak Wenten menginggalkan Bali untuk mencari hal besar di Amerika, dan mau kembali ke Bali untuk anak muda. Itu suatu langkah yang luar biasa," ujar Menpora.

"Penting generasi muda Indonesia akan besar jika akar budaya harus kita junjung tinggi dimana pun kami tetap dalam satu bingkai rasa yang mendalam terhadap budaya dan tradisi," sambung Imam.

Melalui film itu yang diudkung pemain seperti penyanyi Amerika Serikat Judith Hill yang memenangi Grammy Award for Best Music Film dan I Wayan Balawan, gitaris jazz Indonesia asal Bali, Imam menilai, Livi berhasil meletakkan gamelan sebagai salah satu seni Indonsia menjadi milik dunia.

"Dari film Bali: Beats of Paradise, gamelan kita bukan milik Bali lagi tapi telah menjadi milik dunia," ucap Imam.

Imam pun berharap Livi bisa memproduksi film untuk seni dan budaya lain dengan latar seni dan budaya Indonesia. Dia berharap sineas muda yang kini menetap di 'Negeri Paman Sam' bisa menggarap film yang mempromosikan dan mengenalkan kekayaan seni budaya Indonesia kepada masyarakat internasional. 

"Livi untuk olahraga pencak silat bisa di filmkan. Budaya daerah lain bisa dikembangkan," pinta Menpora kepada Livi yang juga dikenal sebagai atlet karate dan wushu serta telah menggarap film action.

Sementara itu, sineas muda Livi Zheng, menyatakan, pembuatan film yang mengangkat salah satu seni Indonesia berawal dari keinginannya untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia.

"Harapannya saya lebih mengenal indonesia. Generasi muda bisa lebih mencintai budaya Indonesia. Kita memiliki banyak keanekaragaman kultur dan budaya yang harus dilestarikan dan dibanggakan," tukas Livi.

Film Bali: Beats of Paradise yang dinilai turut mempromosikan destinasi wisata Nusantara ke mancanegara, film garapan Livi pun mendapat penghargaan 'Tourism Marketeers of The Year 2019'. Penyerahan penghargaan kepada Livi dilakukan ada ajang Wow Brand Festive Day 2019 di Jakarta, pada Maret 2019. (OL-09)

BERITA TERKAIT