21 August 2019, 19:40 WIB

Ajang Circle K Run 2019 Targetkan 2.500 Pelari


Despian Nurhidayat | Olahraga

Ist
 Ist
Konferensi pers Circle K Run 2019

SEMARAKNYA penyelenggaraan lari di Indonesia kian meriah. Salah satunya ialah Circle K Run 2019 yang akan diadakan di Bali. Ini merupakan kali ketiga penyelenggaraan ajang lari yang akan berlangsung pada 6 Oktober 2019 di ITDC Peninsula, Nusa Dua, Bali.

Circle K Run 2019 menghadirkan dua kategori yakni 5K dan 10K. Dua tahun sebelumnya, tepatnya pada 2017 dan 2018, lebih dari 1.500 peserta dari dalam maupun luar negeri ambil bagian dalam acara ini. Tahun ini, pihak penyelenggara telah menargetkan lebih dari 2.500 peserta.

"Sekali lagi kami memilih Bali sebagai tempat penyelenggaraan acara. Hal ini disebabkan selain merupakan basis utama dari Circle K, Bali merupakan salah satu destinasi terpopuler di Indonesia dan dunia. Kelebihannya juga ialah masyarakat yang ramah, kreatif, sportif, serta memiliki pemandangan yang indah," ungkap Gunawan Indro Baskoro, Direktur Corporate Affair Circle K, saat menggelar konferensi pers di Menara Palma, Jakarta Selatan, Rabu (21/8).

Selain itu, Circle K telah menargetkan para pelari komunitas, pelari umum, eksekutif muda dan karyawan, mahasiswa, pelajar, keluarga, masyarakat lokal serta turis mancanegara untuk ajang lari ini.

Untuk pendaftaran, Circle K telah membuka pendaftaran untuk para peserta sejak 10 Agustus lalu. Bagi pendaftar kategori 5K biaya pendaftaran yakni Rp150.000 dan 10K sebesar Rp200.000. Total hadiah ajang Circle K Run 2019 sendiri berjumlah Rp50 juta.

Gunawan menambahkan bahwa melihat animo masyarakat terhadap olahraga lari begitu tinggi, Circle K telah mengundang para peserta dari Indonesia maupun mancanegara. Selain itu, para pelari juga akan dibedakan menjadi kategori open atau fun run yang biasanya diikuti oleh keluarga dan close untuk komunitas dan pelari profesional.


Baca juga: Kevin/Marcus Disingkirkan Pasangan Korea di Babak Kedua


"Tahun ini kami berencana untuk membagi ajang ini menjadi profesional dan fun run yang diikuti oleh para keluarga biasanya. Hal ini dikarenakan dua tahun lalu kami tidak membagi antara pro dan fun, maka dari itu pemenang berasal dari pelari profesional," lanjutnya.

Rina Tambunan, selaku Race Director Circle K Run 2019 menambahkan bahwa penyelenggaraan acara Circle K selalu mengampanyekan gaya hidup sehat. Selain itu, keselamatan dan kenyamanan para peserta pun selalu menjadi poin penting bagi pihak penyelenggara.

"Di acara ini juga selalu mengkampanyekan gaya hidup sehat dan safety sangat kami prioritaskan di acara ini. Kami menyediakan aplikasi yang bisa langsung menyambung kepada 911 jika terjadi kecelakaan. Selain itu kami juga menyiapkan water station yang akan tersedia si setiap 2,5 kilometer," tambah Rina.

"Selain itu, head marshall kami pun sudah dilengkapi dengan sertifikat yang terpercaya dan akan berada di setiap 1 kilometer. Kami juga sudah kerja sama dengan rumah sakit setempat," lanjutnya.

Menanggapi kategori yang hanya menyediakan jarak 5 dan 10 kilometer. Rina juga mengatakan bahwa jarak ini merupakan jarak yang menyenangkan dan disenangi oleh mayoritas para pelari profesional maupun amatir.

Sementara itu, pada 2018 lalu, sebanyak 16 negara telah bergabung untuk mengikuti acara ini. Sementara ini, Rina mengatakan bahwa peserta dari Jepang dan Belanda sudah mendaftarkan diri. Untuk menetapkan gaya hidup sehat, water station yang disediakan oleh penyelenggara tidak lagi memakai gelas plastik melainkan gelas karton/kertas. (OL-1)

 

BERITA TERKAIT