22 August 2019, 16:15 WIB

Aplikasi DailyAct Ajak Pengguna Berbagi Hal Positif


mediaindonesia.com | Teknologi

Istimewa/DailyAct
 Istimewa/DailyAct
Jumpa pers peluncuran aplikasi jejaring media sosial DailyAct di The Laguna Atrium, Central Park Mall, Jakarta.

PEMERINTAH Indonesia terus mendorong perkembangan ekonomi kreatif salah satunya usaha yang berbasis digital. Kini kalangan muda Indonesia tengah bersemangat untuk membangun dan mendirikan usaha rintisan atau start-up.   

Seiring dengan pertumbuhan start-up, bermunculan aplikasi jejaring media sosial salah satunya bernama DailyAct. Aplikasi DailyAct dikenalkan kepada masyarakat dalam pameran yang digelar di The Laguna Atrium, Central Park Mall, Jakarta, pada 21-25 Agustus 2019.

Dalam peluncuran DailyAct, terdapat sejumlah booth dan fasilitas yang menarik untuk mengedukasi konsumen. Tak hanya menghadirkan para penggiat media sosial, untuk memeriahkan acara tersebut, hadir sejumlah musisi dan grup band seperti Rizky Febian, Jaz, dan Nu'Seven.

Namun terkait media sosial kini muncul berbagai persoalan dari konten yang sporadis, tidak fokus hingga berita palsu atau hoax. Bahkan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkoinfo) melaporkan tercatat 800 situs yang terindikasi telah menyebar informasi palsu.

Akan tetapi selain mendatangkan sisi yang negatif, dunia media sosial dan digital turut memacu pertumbuhan ekonomi di Tanah Air. 

Data 2018 yang dilansir Google dan Temasek menyebutkan bahwa Indonesia sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi digital paling cepat dengan ukuran pasar paling besar di kawasan Asia Tenggara. Pertumbuhan usaha rintisan start-up yang berbasis digital diprediksi akan menyumbang US$100 miliar pada 2025.

Pada jumpa pers di Jakarta, Kamis (22/8),  Mario Michael Setiawan, CEO and Founder of DailyAct, menyatakan, “Kami menyadari bahwa teman – teman milennial membutuhkan sebuah aplikasi jejaring media sosial yang inovatif di tengah tuntutan zaman yang serba cepat dan dinamis.'

"Oleh karena itu, kami hadir untuk menawarkan sejumlah fitur yang berfokus pada prinsip content sharing. Dengan demikian teman–teman milennial dapat terhubung dan berkolaborasi berdasarkan kesamaan ketertarikan isu dan topik,”  kata Mario.

DailyAct menawarkan sejumlah fitur untuk kalangan milenial seperti  My Favorite Things. "Pengguna dapat berinteraksi dengan pengguna lainnya hanya berdasarkan kesamaan ketertarikan dan minat tertentu. DailyAct memberikan peluang millenial untuk mencari 10 topik yang paling diminati," tutur Mario.

Dalam penjelasannya, Mario menjelaskan topik  Admires yang menawarkan pengguna dapat memilih pengguna lainnya yang sangat inspiratif pada 10 topik yang paling diminat. Fitur ini lebih dari kegiatan following yang biasa populer di media sosial lainnya.

"Fitur Collection, pengguna dapat meminimalisir informasi dan konten yang sudah penuh hanya dengan menampilkan informasi dan konten tertentu untuk pengguna lainnya," kata Mario.

Pada acara yang sama, presenter dan penggiat sosial, Annesya Anggun, menjelaskan tentang kebutuhannya dalam beraktivitas di media sosial.

“Menjalani kehidupan yang dinamis sebagai millenial, saya kerap merasa media sosial harus menjadi platform yang inovatif dan berkembang menyesuaikan kebutuhan pengguna. Media sosial juga sebaiknya menjadi platform yang positif bagi semua konsumen di mana content sharing dan fokus minat sebaiknya diterapkan sehari -hari,” tutur Annesya. (OL-09)

BERITA TERKAIT