21 August 2019, 15:15 WIB

Tes Darah ini Dapat Prediksi Peluang Kematian


Irana Shalindra | Weekend

Dailymail
 Dailymail
Test darah

PARA peneliti telah mengembangkan tes darah yang dapat memprediksi peluang kematian seseorang  dalam 10 tahun berikutnya. Dilansir DailyMail, sekelompok ilmuwan di Jerman menemukan 14 biomarker dalam darah yang tampaknya memengaruhi risiko kematian, setelah menganalisis 44.000 orang. Biomarker dikaitkan dengan segala sesuatu mulai dari kekebalan dan kontrol glukosa hingga sirkulasi lemak dan peradangan.

Sebuah uji coba biomarker menemukan bahwa indikator itu memiliki akurasi 83% dalam memprediksi apakah seseorang akan mati dalam dua hingga 16 tahun berikutnya. Metodologi ini namun belum diluncurkan dalam tes darah konvensional, seperti yang digunakan untuk memeriksa apakah pasien memiliki infeksi.

Para ilmuwan berharap hasilnya kelak mengarah pada penggunaan tes darah yang dapat lebih efektif untuk memandu perawatan pasien, seperti menilai apakah orang tua terlalu lemah untuk operasi. Para ahli menyebut penelitian ini sebagai 'langkah yang menyenangkan' tetapi menekankan lebih banyak penelitian diperlukan sebelum tes dapat digunakan dalam 'kehidupan nyata'.

Dokter umumnya dapat memprediksi apakah seseorang akan mati dalam tahun depan berdasarkan faktor-faktor seperti tekanan darah dan kadar kolesterol mereka. Namun, mengukur risiko kematian seseorang selama lima hingga 10 tahun mendatang lebih 'rumit', tulis tim itu dalam jurnal Nature Communications. (M-2)

BERITA TERKAIT