20 August 2019, 18:38 WIB

Jokowi: Indonesia Siap Bantu Bangun Infrastruktur Afrika


Andhika prasetyo | Internasional

ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana
 ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana
Presiden Joko Widodo menyampaikan sambutannya pada pembukaan Dialog Infrastruktur Indonesia-Afrika 2019 di Nusa Dua, Bali, hari ini.

PRESIDEN RI Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bahwa Indonesia siap membantu pembangunan infrastruktur di Afrika, seperti yang telah dilakukan di Tanah Air dalam lima tahun terakhir.

“Indonesia siap berbagi pengalaman dan saling membantu untuk pembangunan infrastruktur,” ujar Presiden Jokowi saat membuka Dialog Infrastruktur Indonesia-Afrika (IAID) di Nusa Dua, Bali, hari ini.

Di hadapan 700 peserta dari 53 negara Afrika yang hadir, Presiden Jokowi mengatakanIndonesia memiliki BUMN dan perusahaan swasta yang kuat dan berpengalaman.

Seluruh entitas bisnis tersebut, menurut dia, berpengalaman membangun infrastruktur dengan berbagai tantangan, seperti kondisi geografis yang berat dan kondisi iklim yang ekstrem.

Baca juga: Jokowi Ajak Indonesia-Afrika Bersatu Hadapi Gejolak Ekonomi

BUMN dan perusahaan swasta Indonesia juga telah membuktikan kemampuan dalam membangun infrastruktur modern perkotaan.

Karena itu, sebagai saudara seperjuangan, katanya,Indonesia sangat terbuka untuk bekerja sama dan membantu pembangunan infrastruktur demi kesejahteraan seluruh bangsa Afrika.

Melalui pembangunan infrastruktur, kata Jokowi, Afrika dapat mewujudkan pemerataan dan menjangkau daerah-daerah terluar, juga meningkatkan keterhubungangunamemperbaiki disparitas harga dan kesenjangan ekonomi.

“Indonesia ingin meningkatkan konektivitas infrastruktur dan ekonomi dengan Benua Afrika. Kami siap bekerja sama,” tutur presiden.

Melalui gelaran IAID pada 20-21 Agustus 2019, Indonesia dianggap semakin menunjukkan keberpihakannya pada negara-negara Afrika melalui berbagai kerja sama konkret.

IAID 2019 berhasil membukukan 11 kesepakatan bisnis senilai 822 juta dolar AS atau sekitar Rp11,7 triliun, antara lain padabidang keuangan, infrastruktur, energi, dan farmasi.

Penyelenggaraan IAID 2019, yang merupakan kelanjutan dari Forum Indonesia-Afrika (IAF) 2018, adalah upaya Indonesia untuk menerjemahkan semangat solidaritas politik negara-negara Afrika melawan kolonialisme dalam Konferensi Asia-Afrika (KAA) pada 1955menjadi berbagai kerja sama ekonomi yang konkret dan dapat mendukung kesejahteraan rakyat.(Ant/OL-4)

BERITA TERKAIT