20 August 2019, 15:01 WIB

Menkeu Waspadai Ketidakpastian Global pada 2020


Nur Aivanni | Ekonomi

MI/Permana
 MI/Permana
Menteri Keuangan Sri Mulyani

MENTERI Keuangan, Sri Mulyani, tetap mewaspasai ketidakpastian global yang akan terjadi pada 2020. Ketidakpastian global yang dimaksud adalah apakah tren pelemahan ekonomi dunia akan terus terjadi atau akan berbalik menjadi sesuatu yang positif.

"Karena policy yang dilakukan oleh Federal Reserve di AS, Bank Sentral di Eropa dan di RRT dengan policy fiskal dan moneternya dalam rangka untuk menjaga agar perlambatan ekonomi di RRT tidak makin melemah, itu semuanya nanti akan memberikan pengaruh kepada optimisme atau proyeksi 2020," kata Sri Mulyani saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (20/8).

Baca juga: Mandiri, BRI, dan BTN Unjuk Kinerja di Pasar Modal

Ia menjelaskan, kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan di tahun ini, seperti penurunan suku bunga acuan oleh The Fed, akan terlihat dampaknya di tahun depan. Hal itu sebagaimana kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pada tahun 2018 dan kemudian dampaknya terlihat di tahun ini.

"Sehingga pada 2020 kita juga akan melihat apa respons policy di 2019 ini. Respons policy seperti Federal Reserve yang tadinya menaikkan suku bunga, sekarang menurunkan suku bunga, kita belum tau apakah mereka akan melakukan lagi, ataukah itu adalah keputusan sendiri pada saat penurunan kemarin. Ini akan sangat menentukan momentum dari pelemahan ekonomi dunia akan berlanjut atau membalik di 2020," tuturnya.

Lebih lanjut, tensi perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok juga masih tinggi. Sri Mulyani mengatakan, sulit untuk memprediksi bagaimana tensi perang dagang tersebut ke depannya apakah akan bisa berbalik menjadi kepastian dan optimisme atau tidak.

"Itu akan terlihat apakah respons policy yang dilakukan oleh pemerintah RRT dan policy yang dilakukan oleh AS, apakah mereka akan mampu untuk membalikkan situasi tensi ini sehingga menimbulkan kepastian dan membalik jadi optimisme? Itu adalah ketidakpastian yang harus tetap kita waspadai dan kita perhitungkan di 2020," terangnya.

Baca juga: Bea Cukai Yogyakarta Terima Penghargaan dari Perusahaan PLB

Meskipun ketidakpastian global tetap diwaspadai, kata Sri Mulyani, bukan berarti pemerintah tidak mampu untuk mengelola ketidakpastian tersebut.

"Itulah yang kita coba terus fokuskan menggunakan APBN sebagai instrumen menjaga perekonomian nasional dan menjaga momentum pertumbuhan ekonomi kita," tandasnya. (OL-6)

BERITA TERKAIT