20 August 2019, 14:50 WIB

Jalur Ganda Lintas Selatan Jawa Beroperasi Penuh


Ferdinand | Nusantara

Antara
 Antara
Ilustrasi 


PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 6 Yogyakarta mengoperasikan jalur ganda ruas Palur-Solojebres, Jawa Tengah, Selasa (20/8). Pendinasan ruas terakhir dari jalur ganda Solo-Kedung Banteng itu sekaligus menandai pengoperasian secara penuh jalur ganda lintas selatan Jawa Tengah.

"Dengan beroperasinya jalur ganda ini pelayanan bisa lebih baik.Disamping kecepatan bisa maksimal, frekuensi perjalanan secara otomatis juga akan bertambah," kata Kepala PT. KAI Daop 6, Eko Purwanto seusai peresmian di Stasiun Solojebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Selasa (20/8).

Eko menambahkan, pengoperasian jalur ganda ini juga akan berdampak positif berupa kemudahan akses bagi masyarakat. Utamanya untuk daerah-daerah yang selama ini belum tersentuh kereta api jarak pendek. Kereta api relasi Solo-Jogjakarta, Prameks misalnya. Selama ini hanya bisa diakses dari Solobalapan dan Purwosari. Dengan beroperasinya jalur
ganda ini kedepan Prameks akan bisa diakses dari Stasiun Palur.

Menurut Eko, kehadiran Prameks di Stasiun Palur itu akan direalisasikan awal 2020. PT. KAI akan melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan pemerintah daerah terkait dan mempersiapkan sarana dan prasarana pendukungnya. Termasuk menambah armada Prameks yang saat ini sudah mendekati kapasitas maksimal.

"Nanti kalau sudah jadi masyarakat pengguna tidak akan terkonsentrasi lagi di Balapan dan Purwosari, sehingga mengurangi kepadatan dan memperudah akses," katanya.

Jalur ganda lintas Selatan Jawa Tengah sepanjang 130 kilometer yang membentang dari Kutoarjo sampai Kedungbanteng dibangun sejak 2017. Pengerjaannya ditangani oleh Balai Teknik Perkeretaapian Kelas 1 Jawa Bagian Tengah.

baca juga: Membakar Lahan Masuk Kategori Terorisme

Dalam waktu hampir bersamaan, juga dibangun jalur ganda Kroya-Kutoarjo. Kepala Balai Teknik Perkeretaapian, Bram Hertasning mengatakan, saat ini jalur tersebut sudah memasuki tahapan uji coba.

"Secara umum sudah selesai, cuma memang harus melalui peroses pengujian safety assessment dan rekomendasi teknis. Target kami 2019 ini selesai
dan beroperasi," katanya. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT