20 August 2019, 13:48 WIB

Jokowi akan Temui Masyarakat Papua


Akmal Fauzi | Politik dan Hukum

ANTARA FOTO/Olha Mulalinda
 ANTARA FOTO/Olha Mulalinda
Presiden Joko Widodo menggendong salah satu anak PAUD TK Theresia di Kota Sorong, Papua Barat, Jumat (13/4)

STAF Khusus Presiden Kelompok Kerja Papua Lenis Kogoya mengatakan Presiden Joko Widodo akan berkunjung ke Papua dan Papua Barat, usai insiden dugaan rasisme yang berbuntut aksi protes di Manokwari, Jayapura hingga Sorong, Senin (19/8). Jokowi juga akan mendengar aspirasi masyarakat Papua.

Hal itu disampaikan Lenis usai dipanggil Jokowi, di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (20/8).

"Mungkin dalam waktu tidak terlalu lama, kami ajak Pak Presiden ke Papua lagi, untuk berdialog, untuk berdiskusi dengan masyarakat Papua. Mungkin Papua dan Papua Barat, mungkin dari tokoh adat atau pemerintah," kata Lenis di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (20/8).

Presiden, lanjut Lenis, juga akan mendengar harapan masyarakat Papua dan Papua Barat pada pemerintahan lima tahun mendatang. Apalagi, di dua wilayah itu Jokowi menang saat Pilpres 2019.

“Mungkin harapan-harapan apa saja yang masyarakat Papua pikirkan, kami akan minta langsung kepada Presiden. Mudah-mudahan minggu depan atau bulan ini lah,” jelasnya.

Baca juga: Jokowi : Pemerintah akan Jaga Kehormatan Papua

Ketua Lembaga Masyarakat Adat Tanah Papua itu menyatakan dirinya akan bertemu terlebih dahulu dengan para pemimpin adat, tokoh pemuda dan mama-mama untuk berdialog. Setelah itu, mereka akan bertemu dengan Jokowi.

"Jadi aspirasi masyarakat kan menyampaikan untuk pembangunan masa depan seperti apa. Itu," ungkapnya.

Sementara itu, sebagai tindak lanjut pascakerusuhan di Papua, Lenis mengaku akan ke Surabaya, Jawa Timur. Dia akan bertemu Gubernur Jawa Timur membahas masalah yang dihadapi mahasiswa Papua di Kota Pahlawan itu beberapa waktu lalu.

Menurut Lenis keberadaan asrama, pola hidup dan pendidikan mereka harus benar-benar diperhatikan. Dia mengapresiasi rencana Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa yang berinisiatif membangun asrama mahasiswa nusantara guna mendekatkan hubungan mahasiswa dari berbagai latar belakang budaya.

Sebelumnya, Khofifah sempat mengungkapkan rencana untuk membangun asrama nusantara. Nantinya, pemprov menyiapkan kuota mahasiswa dari beberapa daerah sehingga seluruh representasi mahasiswa dari berbagai daerah berkumpul menjadi satu.(OL-5)

BERITA TERKAIT