18 August 2019, 12:30 WIB

Guardiola: Seharusnya Kami Menang


Cahya mulyana | Sepak Bola

AFP/Oli SCARFF
 AFP/Oli SCARFF
Pelatih Manchester City Pep Guardiola

MANCHESTER City tersengat kehadiran video asisten wasit (VAR) yang digunakan mulai musim ini di Liga Primer Inggris. Pasalnya, alat itu menganulir gol ketiga mereka sehingga, di laga kedua, City hanya mendapatkan satu angka setelah skor berakhir imbang 2-2 saat menjamu Tottenham Hotspur, di Etihad Stadium, Sabtu (17/8).

Sejatinya, City sempat unggul 3-2 pada menit-menit akhir. Tapi gol yang dicetak Gabriel Jesus itu dianulir wasit lantaran Aymeric Laporte terlihat melalui VAR menyentuh bola dengan tangan dengan sengaja.

Manajer City Pep Guardiola merasa keputusan wasit yang didukung VAR sangat mengecewakan. Pasalnya, hasil imbang 2-2 menahan laju positif pasukannya sehingga harus puas di urutan tiga dengan empat poin atau di bawah pesaing utama dalam perebutan gelar juara yakni Liverpool dan Arsenal yang masing-masing menduduki posisi pertama dan kedua dengan sama-sama mengoleksi enam angka dari dua laga.

"Ketika orang-orang mengatakan City di atas kertas akan imbang saat menjamu Tottenham, kenyataannya itu terjadi tapi hasilnya mengecewakan. Kami bermain luar biasa. Permainan terbaik yang kami mainkan dan itu sangat bagus, tetapi tidak bisa menang," keluhnya dilansir dari AFP, Minggu (18/8).

Baca juga: Gara-Gara VAR, City Batal Menang Atas Spurs

Tetapi gelandang serang City Kevin De Brunye mengatakan hasil imbang sudah sangat baik saat melawan tim seperti Tottenham. Pasalnya, The Lilywhites memiliki kualitas yang sangat bagus saat menyerang maupun bertahan.

"Kami harus bangga karena bermain imbang melawan tim seperti Tottenham benar-benar bagus untuk musim ini. Sebab mereka selalu menyulitkan walaupun kami bisa mengontrol permainan dan hampir menang," tutupnya.

City membuka peluang ketika laga baru berjalan delapan menit lewat usaha Kevin De Bruyne. Namun, tembakannya masih bisa diamankan Hugo Lloris. City terus menekan Spurs hingga akhirnya Raheem Sterling membobol gawang Lloris dengan bantuan assist De Bruyne pada menit ke-20. Namun, keunggulan City hanya bertahan tiga menit karena Erik Lamela sukses memaksimalkan umpan Tanguy Ndombele.

Aymeric Laporte hampir membawa City unggul pada menit ke-28. Tapi tandukan hasil tendangan bebas De Bruyne itu masih bisa diselamatkan Lloris. De Bruyne kembali menjadi kreator gol City setelah umpannya dimaksimalkan Sergio Aguero pada menit ke-35.

Oleksandr Zinchenko nyaris memperlebar keunggulan City pada menit ke-44. Tapi kali ini, Lloris sigap mengamankan gawang dan memastikan babak pertama berakhir dengan skor 2-1.

City masih mendominasi pertandingan pada babak kedua. Namun justru Spurs yang mampu mencetak gol pada menit ke-56. Lucas Moura yang menggantikan Harry Winks belum semenit berada di atas lapangan, namun ia sukses menanduk masuk umpan sepak pojok Lamela.

Setelah kebobolan, City langsung bereaksi dengan menciptakan peluang melalui Rodri dan Nicolas Otamendi. Tapi usaha keduanya masih kandas di tangan Lloris.

City kembali unggul pada menit ke-90+2 setelah Gabriel Jesus bereaksi paling cepat untuk menembak bola setelah terjadi kemelut di depan gawang Spurs. Namun, wasit menganulir gol tersebut setelah berkonsultasi dengan VAR karena Laporte dianggap menyentuh bola dengan tangannya terlebih dulu. Alhasil, skor 2-2 bertahan hingga laga usai. (OL-2)

BERITA TERKAIT