18 August 2019, 12:15 WIB

Pochettino: Saya Jatuh Cinta dengan VAR


Cahya Mulyana | Sepak Bola

AFP/Glyn KIRK
 AFP/Glyn KIRK
Pelatih Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino

MANAJER Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino mengaku sangat menyukai penerapan teknologi berupa video asisten wasit (VAR) mulai musim ini di Liga Primer Inggris.

Pasalnya, alat itu berhasil menganulir gol ketiga tuan rumah, sehingga pasukannya bisa membawa pulang satu angka setelah bermain imbang 2-2 dengan Manchester City pada laga kedua Liga Primer Inggris, di Etihad Stadium, Sabtu (17/8).

Sejatinya, City sempat unggul 3-2 pada menit-menit akhir. Tapi gol yang dicetak Gabriel Jesus itu dianulir wasit lantaran Aymeric Laporte terlihat melalui VAR menyentuh bola dengan tangan.

"Saya jatuh cinta dengan VAR," canda Pochettino dilansir dari AFP, Minggu (18/8).

Hasil laga itu membuat Pochettino berhasil menahan ambisi skuat Pep Guardiola yang ingin membalas dendam atas kegagalan di semifinal Liga Champions.

Ia juga senang dengan debut Tanguy Ndombele pada dua pertandingan pertama namun dilingkupi kekhawatiran karena Christian Eriksen, Toby Alderweireld, dan Jan Vertonghen memasuki tahun terakhir dari kontrak mereka sehingga bisa hengkang sebelum bursa transfer di seluruh Eropa tutup 2 September.

"Skuat saya masih belum sempurna karena harus menunggu sampai jendela transfer di Eropa ditutup untuk melihat pemain mana yang akan kita miliki dan tentu saja itu tidak mudah," kata Pochettino.

Baca juga: Gara-Gara VAR, City Batal Menang Atas Spurs

City membuka peluang ketika laga baru berjalan delapan menit lewat usaha Kevin De Bruyne. Namun, tembakannya masih bisa diamankan Hugo Lloris. City terus menekan Spurs hingga akhirnya Raheem Sterling membobol gawang Lloris dengan bantuan assist De Bruyne pada menit ke-20. Namun, keunggulan City hanya bertahan tiga menit karena Erik Lamela sukses memaksimalkan umpan Tanguy Ndombele.

Aymeric Laporte hampir membawa City unggul pada menit ke-28. Tapi tandukan hasil tendangan bebas De Bruyne itu masih bisa diselamatkan Lloris. De Bruyne kembali menjadi kreator gol City setelah umpannya dimaksimalkan Sergio Aguero pada menit ke-35.

Oleksandr Zinchenko nyaris memperlebar keunggulan City pada menit ke-44. Tapi kali ini, Lloris sigap mengamankan gawang dan memastikan babak pertama berakhir dengan skor 2-1.

City masih mendominasi pertandingan pada babak kedua. Namun justru Spurs yang mampu mencetak gol pada menit ke-56. Lucas Moura yang menggantikan Harry Winks belum semenit berada di atas lapangan, namun ia sukses menanduk masuk umpan sepak pojok Lamela.

Setelah kebobolan, City langsung bereaksi dengan menciptakan peluang melalui Rodri dan Nicolas Otamendi. Tapi usaha keduanya masih kandas di tangan Lloris.

City kembali unggul pada menit ke-90+2 setelah Gabriel Jesus bereaksi paling cepat untuk menembak bola setelah terjadi kemelut di depan gawang Spurs. Namun, wasit menganulir gol tersebut setelah berkonsultasi dengan VAR karena Laporte dianggap menyentuh bola dengan tangannya terlebih dulu. Alhasil, skor 2-2 bertahan hingga laga usai. (OL-2)

BERITA TERKAIT