16 August 2019, 15:27 WIB

Fahri Hamzah tak Restui Pemindahan Ibu Kota


Rahmatul Fajri | Politik dan Hukum

ANTARA
 ANTARA
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah.

WAKIL Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengaku tak merestui pemindahan ibu kota ke Kalimantan. Ia mengatakan sangat sulit meninggalkan Jakarta sebagai ibu kota, lantaran memuat sejarah panjang bangsa Indonesia.

"Meninggalkan gedung ini (di Jakarta) susah, gedung ini terlalu kuat sejarahnya. Istana terlalu kuat sejarahnya. Jadi, kita pindah ke tempat yang baru, Indonesia tanpa jejak itu berbahaya," kata Fahri, ketika ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8).

Baca jugaa: Akbar Tanjung Pertanyakan Relevansi 10 Pimpinan MPR

Selain itu, Fahri mengatakan Jakarta sebagai ibu kota sebenarnya telah memuat semangat kebangkitan maritim Indonesia, yakni berada di pesisir. Maka dari itu, ia menilai ibu kota tak perlu pindah.

"Kalau saya tetap ibu kota tetap jakarta. Dulu Pak Harto mengupayakan ke Jonggol nggak bisa, ya sudah dipindahkan ke Teluk Jakarta sebagai simbol dari kebangkitan pesisir. Jadi, jangan di tengah dalam artian pulau, karena mentalitas kita ini kan mau kita bangun mentalitas pesisir," kata Fahri.

Selain itu, Fahri menyayangkan riset pemindahan ibu kota Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) yang diserahkan ke Jokowi tidak dibedah secara mendalam. Harusnya, kata ia, Jokowi harus diberikan masukan yang memadai dan mendalam terkait pemindahan ibu kota tersebut.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo dalam pidatonya pada rapat tahunan MPR RI, hari ini, meminta restu untuk memindahkan ibu kota dari Jakarta. Pemindahan ibu kota, kata dia, demi terwujudnya pemerataan dan keadilan ekonomi. Visi Indonesia maju juga bisa diraih dengan proses ini.

Baca juga: Gerindra Akan Sodorkan Calon MentaGerindra Akan Sodorkan Calon Menteri ke Jokowi

"Dengan ini saya mohon izin untuk memindahkan ibu kota negara kita ke Kalimantan," kata Jokowi.

Sementara itu, Ketua DPD Oesman Sapta Odang mendukung penuh rencana pemerintah untuk memindahkan ibu kota negara ke Kalimantan.

"Kami mendukung rencana pemerintah untuk segera merealisasikan pemindahan Ibu kota negara ke Kalimantan," kata Oesman," tandasnya. (OL-6)

BERITA TERKAIT