15 August 2019, 21:22 WIB

Penjualan Kartu Multi Trip KRL Naik 500%


Antara | Megapolitan

 ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
  ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Mesin pembelian tiket

PENJUALAN Kartu Multi Trip (KMT) kereta rel listrik (KRL) tembus 500 persen setelah diwajibkan di lima stasiun per 1 Agustus lalu.

“Sangat signifikan, kenaikannya luar biasa di atas 500 persen karena sebelumnya masih ada dua jenis kartu yang dipakai, begitu dengan KMT langsung meningkat tajam,” kata Direktur Utama PT KCI Wiwik Widayanti usai acara Ngopi Bareng Cinta KRL di Stasiun Juanda, Jakarta, Jumat.

Wiwik mengatakan banyak keuntungan yang diperoleh dengan menggunakan KMT, yakni tidak perlu mengantre setiap akan melakukan perjalanan dengan KRL.

“Tidak perlu orang mengantre setiap hari terutama untuk pejalan-pejalan yang memang sudah rutin pake KRL. Lima stasiun itu mayoritas menggunakan KMT, contohnya di Sudirman 90 persen ya sudah semua,” katanya.

PT KCI mulai mewajibkan pembayaran tarif dengan kartu multitrip (KMT) dan uang elektronik dari perbankan per 1 Agustus 2019 serta tidak lagi membolehkan menggunakan tiket harian berjaminan (THB) di lima stasiun KRL.

Lima stasiun tersebut merupakan stasiun dengan proporsi pengguna KMT maupun kartu uang elektronik bank tertinggi, di antaranya Stasiun Sudirman, Stasiun Palmerah, Stasiun Cikini, Stasiun Universitas Indonesia, dan Stasiun Taman Kota.

Penggunaan KMT di Stasiun Sudirman misalnya telah mencapai 90 persen, di Stasiun UI, Palmerah, dan Cikini jumlahnya mendekati 80 persen dan di Stasiun Taman Kota mencapai hampir 60 persen.

Wiwik mengatakan pihaknya juga berencana menambah stasiun yang memberlakukan KMT, namun harus melalui tahap evaluasi di lima stasiun tersebut.

“Kami evaluasi lima stasiun, kalau lancar nanti kami akan cari lagi stasiun lagi mayoritas penggunanya KMT,” katanya.

Upaya lain yang dilakukan KCI untuk mendorong pelanggan menggunakan KMT adalah menyediakan 32.000 gelas kopi pada 15-16 Agustus 2019 di sejumlah stasiun yang dinilai belum banyak pengguna KMT.

Untuk mendapatkan segelas kopi, penumpang harus menunjukkan KMT di Stasiun Juanda, Stasiun Cakung, Stasiun Sudirman, Stasiun Palmerah, dan Stasiun Bogor.

Sejumlah pelanggan pun mulai mencari dan membeli KMT untuk beralih dari kartu THB.(OL-4)

BERITA TERKAIT