15 August 2019, 21:00 WIB

Polres Garut Tetapkan Dua Tersangka Video Asusila


Kristiadi | Nusantara

Ilustrasi
 Ilustrasi
Video mesum di Garut

KEPOLISIAN Resor Garut menetapkan dua tersangka seorang perempuan dan laki-laki dalam kasus pembuatan video asusila yang sempat beredar di media sosial Kabupaten Garut, Jawa Barat, untuk selanjutnya tersangka ditahan untuk pemeriksaan hukum lebih lanjut.    

"Sudah kami tetapkan sebagai tersangka," kata Kepala Polres Garut, AKBP Budi Wiguna, kepada wartawan di Garut, Jawa Barat, Kamis (15/8), tentang tersangka pelaku video asusila itu.

Ia menuturkan kedua tersangka video asusila itu berinisial V, 19, dan A, 30, keduanya warga Kabupaten Garut, yang berhasil diamankan
polisi tidak lama setelah video asusila beredar di media sosial, Selasa (13/8).
   
Selain dua tersangka, kata dia, jajarannya berhasil menahan satu orang lainnya yang saat ini statusnya masih saksi dalam proses pemeriksaan hukum.

Polisi juga saat ini masih mencari pelaku lain yang terlibat dalam adegan video asusila itu termasuk pihak lain yang menyebarkannya.   

"Identitas yang lain sudah dikantongi dan sedang dikejar, untuk yang satu saksi mengaku pernah bermain," katanya.


Baca juga: Polda Jabar masih Dalami Motif Aksi Pelemparan Bensin di Cianjur


Ia mengatakan, kedua tersangka mengakui dan sadar adegannya itu direkam video asusila, namun tidak tahu video tersebut diperjualbelikan. Tersangka perempuan inisial V, kata Kapolres, dalam tayangan video tersebut melayani tiga pria maupun satu pria hanya dibayar Rp500 ribu.

"Tersangka ini mengaku dibayar Rp500 ribu," katanya.  

Kapolres menambahkan, hasil pemeriksaan sementara, tersangka V dan A saat membuat video asusila statusnya masih suami-istri, namun saat ini sudah cerai.

Tersangka, lanjut dia, dugaan sementara memiliki perilaku seks yang menyimpang sehingga mau melakukan asusila kemudian direkam video.  

"Ada perilaku seks menyimpang dari A yang dulu suami dari V ini, makanya mau menyuruh istrinya untuk melakukan dengan pria lain," katanya.

Akibat perbuatannya itu, tersangka V ditahan di Markas Polres Garut, sedangkan tersangka A tidak ditahan karena kondisinya sakit parah di rumahnya. (Ant/OL-1)

BERITA TERKAIT