15 August 2019, 18:57 WIB

Mastercard Gandeng Artajasa Dukung GPN 


Dwi Tupani | Ekonomi

DOK MASTERCARD
 DOK MASTERCARD
Penandatanganan perjanjian kerja sama antara Mastercard dan Artajasa untuk mendukung agenda Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) Indonesia.

MASTERCARD dan PT Artajasa Pembayaran Elektronis (Artajasa) hari ini secara resmi mengumumkan penandatanganan perjanjian kerja sama guna mendukung dan meningkatkan kemampuan ekosistem Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) Indonesia secara keseluruhan. 

Kedua perusahaan ini secara resmi mengumumkan penandatanganan perjanjian kerja sama tersebut di Jakarta, Kamis (15/5), seperti dilansir keterangan resmi. 

Hal ini sangat signifikan karena merupakan kolaborasi pertama antara sebuah perusahaan switching domestik dengan sebuah jaringan pembayaran internasional dalam ekosistem GPN, yang telah mendapat persetujuan dari Bank Indonesia sejak Juli 2019.  

Pada acara penandatanganan kerja sama ini, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global, pemerintah berkomitmen untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis ekspor dan investasi. 

"Pemerintah menyambut baik kerja sama antara Mastercard dan Artajasa untuk mendorong pengembangan sistem pembayaran serta pembangunan sektor keuangan yang inklusif. Hal ini juga diharapkan dapat mendorong percepatan realisasi investasi lain dari Amerika Serikat. Kami yakin Indonesia akan terus menjadi negara utama tujuan investasi dari perusahaan-perusahaan global,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Gubernur Bank Indonesia Sugeng mengatakan kerja sama dan sinergi lebih lanjut antar pelaku industri sistem pembayaran di Indonesia, yaitu Artajasa dan Mastercard.

"Kami pandang sebagai hal yang penting untuk dapat membawa sistem pembayaran di Indonesia lebih maju dan mampu mengadopsi mekanisme dan pengelolaan sebagaimana international best practice,” tuturnya.

Division President for Indonesia, Malaysia & Brunei, Mastercard Safdar Khan mengatakan Mastercard merasa terhormat dapat menjadi yang pertama dan satu-satunya jaringan pembayaran internasional yang telah bekerja sama dengan Lembaga Switching GPN. 

"Mastercard sangat mendukung visi Bank Indonesia dalam meningkatkan penetrasi dari pembayaran digital di Indonesia. Penambahan berbagai fitur keamanan Mastercard ke sistem GPN akan dapat meningkatkan kepercayaan konsumen dan merchant untuk menggunakan kartu debit saat melakukan dan menerima pembayaran untuk transaksi sehari-hari," ulasnya. 

Melalui kerja sama dengan Artajasa, lanjut dia, Mastercard berencana untuk memperkenalkan inovasi-inovasi tambahan seperti tokenisasi untuk memberikan lapisan keamanan ekstra pada transaksi non tunai secara online maupun tatap muka. 

"Interoperabilitas dalam ekosistem GPN juga berarti Mastercard akan dapat memberikan nilai tambah pada semua transaksi kartu debit Mastercard antar bank,” tambahnya.

Baca juga: BI Lampung Targetkan 8.000 Penukaran Kartu GPN Hingga Akhir 2018

Lebih jauh, Direktur Utama PT Artajasa Pembayaran Elektronis, Bayu Hanantasena, menambahkan, dengan kerja sama ini, Artajasa akan menjadi Lembaga Switching GPN pertama yang menawarkan lapisan keamanan tambahan kelas dunia untuk transaksi kartu debit di Indonesia. 

"Kami percaya bahwa melalui kerja sama dengan Mastercard, kami akan dapat menawarkan teknologi terbaru kepada para pelanggan kami guna memberikan mereka pengalaman pembayaran yang aman dan nyaman,” ulasnya.

Kerja sama ini juga semakin memperkuat komitmen jangka panjang Mastercard dan Artajasa terhadap Gerakan Nasional Non Tunai melalui pengembangan pembayaran elektronik di tanah air, sesuai dengan peta jalan Visi Sistem Pembayaran Indonesia (SPI) 2025. 

Pengumuman kerja sama ini dilakukan di waktu yang strategis, terutama di tengah upaya pemerintah dalam meningkatkan kontribusi ekonomi digital terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) negara yang diprediksi mencapai sekitar 10% pada 2025. (RO/A-4)

BERITA TERKAIT