15 August 2019, 18:14 WIB

Ratih Kumala dan Sindhunata ke Beijing International Book Fair 20


Retno Hemawati | Weekend

AFP/Greg Baker
 AFP/Greg Baker
Beijing International Book Fair 2018

DUA penulis Gramedia Pustaka Utama (GPU) akan hadir di Beijing International Book Fair (BIBF) 2019. Ratih Kumala dan Sindhunata dijadwalkan akan berbicara pada ajang pameran buku terbesar di Asia ini. Kehadiran kedua penulis ini akan menebalkan jejak karya Indonesia di BIBF setelah sebelumnya dirintis Agustinus Wibowo, penulis Indonesia pertama yang berbicara di BIBF bersama Yu Hua, penulis bestseller dan terkemuka Tiongkok pada tahun 2016.

Keduanya dijadwalkan untuk mengisi beberapa sesi BIBF tahun ini. Pada Rabu (21/8) siang, Sindhunata akan berbicara mengenai topik “Stories from Indonesia: The Truth behind Coconut Tree, Firefly and White Sandy Beach” di Writer’s Salon, Hall W3 AOI BIBF.

Malamnya, Ratih Kumala akan mengisi Literature Night dengan pembacaan novel Cigarette Girl diiringi pertunjukkan musik di JIC Book Store. Keduanya kemudian akan hadir pada Book Talk “Literature from the East: What We Talk About When We Talk About Indonesian Literature” yang bertempat di The Bookworm Beijing, Jumat (23/8) mulai pukul 19.00 waktu setempat.

“Target Gramedia Pustaka Utama di BIBF tahun ini adalah menambah jumlah rights buku GPU yang terjual ke pasar Tiongkok. Rencananya juga, setelah ini kami akan lebih serius menggarap pasar Asia Timur, karena selama ini pasar ini menjadi momok, bagaikan pasar yang tidak tertembus penerbit Indonesia karena konten-konten mereka yang sangat kuat dan berkualitas,” ujar Wedha Stratesti, perwakilan International Marketing Kelompok Penerbit Kompas Gramedia. (M-4)

BERITA TERKAIT