15 August 2019, 18:30 WIB

Dongkrak Sektor Pariwisata, Afrika Selatan Perluas Bebas Visa


Tesa Oktiana Surbakti | Internasional

AFP/Phill Magakoe
 AFP/Phill Magakoe
Menteri Dalam Negeri Aaron Motsoalaedi (kanan)

AFRIKA Selatan mengumumkan pembebasan visa terhadap empat negara sebagai upaya meningkatkan sektor pariwisata. Negara di Benua Hitam sedang berjuang di tengah krisis ekonomi dan penurunan jumlah wisatawan.

Pengunjung dari Qatar, Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Selandia Baru tidak lagi memerlukan visa kunjungan. Baik untuk liburan, menghadiri konferensi, maupun tujuan bisnis. Hal itu diungkapkan Menteri Dalam Negeri Afrika Selatan, Aaron Motsoaledi.

Keputusan unilateral muncul di tengah anjloknya data sektor pariwisata yang dirilis Mei lalu. Mencerminkan penurunan jumlah wisatawan Eropa dan Timur Tengah ke wilayah Afrika Selatan, sepanjang kuartal I 2019. Normalnya, periode tersebut menjadi waktu favorit untuk kunjungan. Sepanjang April-Mei 2019, terjadi penurunan kunjungan wisatawan asing lebih dari 10%.

Baca juga: Inginkan Perubahan, Warga Afrika Selatan Antusias Ikuti Pemilu

Pemerintah Afrika Selatan, lanjut Motsoaledi, telah berkoordinasi dengan Qatar, Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Selandia Baru. Dalam hal ini, terkait relaksasi persyaratan kunjungan bagi warga Afrika Selatan. Dia meyakini kebijakan terbaru dapat meningkatkan sektor pariwisata, mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja.

Perekonomian Afrika Selatan mengalami guncangan, tercermin dari Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal I 2010 turun 3,2%. Angka pengangguran mencapai rekor tertinggi, yakni 29%. Melalui kebijakan terbaru, pemerintah memperkirakan potensi penciptaan 1,2 juta pekerjaan di sektor pariwisata hingga 2028.

Pemerintah juga membahas pembebasan visa bagi pengunjung asal Ghana, Kuba, serta Principe dan Sao Tome. Negara ini sudah memberikan pembebasan visa untuk 82 negara dari total 193 negara anggota PBB.(AFP/OL-5)

BERITA TERKAIT