15 August 2019, 16:10 WIB

YLKI Minta Pemerintah Beri Diskon untuk Kendaraan Roda Empat


Rifaldi Putra Irianto | Megapolitan

MI/Saskia Anindya Putri
 MI/Saskia Anindya Putri
Penerapan ganjil genap

KETUA Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mengatakan dengan diterapkannya kebijakan perluasan ganjil-genap di Jakarta, ia meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI memberikan potongan harga pajak pada kendaraan pribadi roda empat.

"YLKI meminta agar pajak kendaraan bermotor pribadi roda empat diberikan diskon pajak. Mengingat dengan adanya ganjil genap pemilik kendaraan bermotor roda empat tidak bisa optimal menggunakan kendaraannya," kata Tulus dalam pesan singkatnya, Jakarta, Kamis (15/8)

Ia menilai pemberlakuan potongan harga untuk pajak kendaraan roda empat agar perluasan kebijakan ganjil-genap menjadi kebijakan yang adil.

"Hal itu, agar perluasan ganjil genap menjadi kebijakan yang adil, " jelasnya.

Baca juga: YLKI Nilai Perluasan Ganjil Genap Hanya Setengah Hati

Tak hanya itu, ia juga meminta agar Pemprov memperkuat jaringan dan layanan transportasi.

"Kemudian juga memperkuat jaringan dan pelayanan transportasi umum, khususnya Trans-Jakarta disterilkan jalurnya, agar waktu tempuhnya makin cepat. Dan adanya sarana transportasi pengumpan ke halte-halte Trans-Jakarta yang lebih memadai," tuturnya.

Sebelumnya, YLKI menilai kebijakan perluasan sistem ganjil-genap yang baru saja dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak akan efektif menekan kemacetan dan polusi di Jakarta.

Ia menilai Pemprov DKI melakukan kebijakan perluasan sistem ganjil-genap dilakukan setengah hati di tengah tingginya tingkat kemacetan dan polusi udara Ibu Kota.

"Penerapannya hanya setengah hati. Pengecualian sepeda motor yang tak terkena ganjil genap akan mendorong masyarakat pengguna roda empat bermigrasi atau berpindah ke sepeda motor," tukasnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT