15 August 2019, 12:03 WIB

KPU Kota Sukabumi Ultimatum Caleg Terpilih Segera Serahkan LHKPN


Benny Bastiandy | Nusantara

MI/Nurul Hidayah
 MI/Nurul Hidayah
Ilustrasi

KOMISI Pemilihan Umum Kota Sukabumi, Jawa Barat, mengultimatum caleg terpilih 2019-2024 segera menyerahkan laporan harta kekayaan pejabat negara (LHKPN). Jika ada yang tak menyerahkan, sanksinya bisa dicoret sebagai caleg.

"LHKPN merupakan syarat terakhir bagi caleg terpilih," kata Ketua KPU Kota Sukabumi, Sri Utami, Kamis (15/8).

Sri mengaku sudah sejak jauh-jauh hari mengingatkan semua caleg agar segera menyerahkan LHKPN. Pasalnya, verifikasi LHKPN di Komisi Pemberantasan Korupsi membutuhkan proses waktu cukup lama.

"Supaya tidak ribet, idealnya penyerahan LHKPN dilakukan jauh-jauh hari. Mumpung masih ada waktu, kami ingatkan kembali bagi caleg terpilih segera menyerahkan LHKPN," tegasnya.

Komisioner KPU Kota Sukabumi, Agung Dugaswara, menambahkan berdasarkan pendataan, hampir semua caleg terpilih 2019-2024 sudah menyerahkan LHKPN. Agung menuturkan masih ada waktu yang cukup bagi caleg terpilih untuk menyerahkannya.

"Hanya tinggal beberapa orang saja yang belum menyerahkan. Masih ada waktu, tapi harus secepatnya diserahkan," ujar dia.

Agung menuturkan verifikasi LHKPN ranahnya berada di KPK. Prosesnya membutuhkan waktu cukup lama.

"Cukup lamanya proses verifikasi kemungkinan karena banyak yang mesti diverifikasi," ujarnya.

Agung menegaskan LHKPN merupakan satu di antara beberapa syarat yang mesti dilengkapi semua caleg terpilih. Jika tak menyerahkan, maka secara aturan caleg bersangkutan bisa dicoret dan tak diusulkan tidak dicantumkan pada proses pelantikan.

baca juga: Aktivitas Gunung Slamet Meningkat

"Pelantikannya bisa tertunda," tandasnya.

KPU Kota Sukabumi telah menetapkan sebanyak 35 caleg terpilih periode 2019-2024, Rabu (14/8). Dari 35 orang caleg terpilih, sebanyak 18 orang merupakan wajah baru dan 17 orang merupakan petahana. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT