15 August 2019, 11:58 WIB

Aktivitas Gunung Slamet Meningkat


Akhmad Safuan | Nusantara

MI/Akhmad Safuan
 MI/Akhmad Safuan
Gunung Slamet 

AKTIVITAS Gunung Slamet yang berada di lima daerah di Jawa Tengah yakni Kabupaten Pemalang, Banyumas, Brebes, Tegal dan Purbalingga mengalami
peningkatan dibanding sebelumnya. Meskipun belum membahayakan warga yang tinggal di lereng dengan ketinggian 3.432 meter di atas permukaan air laut (mdpl) tersebut.

Laporan dari petugas di Pos Pengamatan Gunung Api Slamet di Desa Gambuhan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Kamis (15/8) dini hari, disebutkan terjadi peningkatan aktivitas Gunung Slamet. Terlihat ketinggian asap yang keluar dari kawah Gunung Slamet mencapai 50 meter atau lebih tinggi dua kali lipat dari sehari sebelumnya setinggi 25 meter.

"Iya aktivitas gunung hari ini meningkat dibanding sebelumnya,"kata Sukedi, petugas Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di Pos Pengamatan Gunung Api Slamet di Desa â€Ĺ˝Gambuhan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang.

baca juga: KA Galunggung Anjlok di Stasiun Bumiwaluya

Peningkatan aktivitas gunung, lanjut Sukedi, selain ketinggian asap dari kawah, juga gempa hembusan mengalami peningkatan terjadi sebanysk 321 kali gempa hembusan dengan amplitudo 3 sampai 24 milimeter yang berdurasi 15 sampai 60 detik. Gempa hembusan ini, ujar Sukedi, meningkat dibanding sehari sebelumnya, yakni dalam kurun waktu yang sama sebanyak 116 kali dengan amplitudo 2 hingga 17 milimeter yang berdurasi 15 sampai 50 detik.

"Gempa tremor hari ini terjadi satu kali dalam kurun waktu 6 jam dengan amplitudo 0,5 hingga 2 milimeter," lanjutnya. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT