14 August 2019, 23:40 WIB

 Fakhri Soroti Fisik Pemain


Cahya Maulana | Sepak Bola

ANTARA FOTO/Yusran Uccang
 ANTARA FOTO/Yusran Uccang
 Pelatih Timnas U-18 Fakhri Husaini (tengah) memberikan arahan kepada pemainnya saat latihan di Lapangan Becamex Binh Duong, Vietnam

PELATIH tim nasional (timnas) U-18 Indonesia Fakhri Husaini mengaku kecewa dengan performa pasukannya saat melawan Myanmar pada laga kelima Grup A Piala AFF U-18. Pasalnya, dalam laga yang dihelat di Thong Nhat Stadium, Ho Chi Mhin, Vietnam, kemarin, ‘Garuda Nusantara’ harus kebobolan lebih dulu sebelum akhirnya menutup laga dengan skor 1-1.

Setelah berbagi skor 0-0 di babak pertama, Myanmar mencuri gol lewat Hein Htet Aung di menit ke-50. Indonesia baru menyeimbangkan skor lewat tendangan bebas Rizky Ridho di menit ke-68. 

Hasil seri itu tidak menggo-yahkan posisi ‘Garuda Nusantara’ sebagai juara Grup A dengan koleksi 13 poin dan selisih gol plus 16 (20-4). Myanmar juga lolos ke semifinal sebagai runner-up dengan nilai sama, tapi dengan selisih gol plus 8 (11-3).   

“Jujur saya kurang puas. Apalagi pemain yang baru saya berikan kesempatan bermain. Peluang banyak terbuang. Saya berharap pada pemain yang belum bermain, ternyata tidak sesuai dengan harapan saya. Fisik mereka masih kurang,” terang Fakhri melalui keterangan resmi, Rabu (14/8).

Ia mengaku hasil itu cukup untuk menilai skuadnya yang laik bermain di semifinal melawan runner-up Grup B yang masih diperebutkan antara Australia, Malaysia, dan Vietnam. Sambil menunggu lawan, Fakhri akan mempersiapkan timnya supaya siap memenangi tiket ke final.

“Saya akan gunakan kesempatan untuk pemulihan kondisi fisik saat libur dua hari,” kata mantan playmaker timnas ‘Merah Putih’ itu.

Terkait dengan Mochamad Sup-riadi yang masih belum bisa bermain, Fakhri kembali menegaskan kondisi itu bukan masalah besar untuk melakoni laga fase gugur. Masih banyak pemain yang bisa menggantikannya.

“Tim ini tidak bergantung pada satu pemain. Mereka saling tergantung satu dengan lain. Kekompakanlah yang ada di tim ini,” pungkasnya.
Panggil 24 pemain

Dari Jakarta, pelatih timnas Indonesia senior, Simon ­Mcmenemy, memanggil 24 pemain untuk melakoni pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022. Sebelum laga kualifikasi, seluruh pemain akan berkumpul untuk menjalani pemusatan latihan di Stadion Pakansari, Bogor. Jawa Barat, mulai 21 Agustus 2019.

“Setelah berdiskusi dengan asisten pelatih, kami memutuskan untuk memanggil 24 pemain,” kata Simon melalui keterangan resmi, Rabu (14/8).

Timnas Indonesia akan meng-awali perjalanan mereka di kualifikasi Piala Dunia 2022 dengan melawan Malaysia dan Thailand pada 5 dan 10 September di Stadium Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Berikut 24 pemain yang bergabung di timnas Indonesia senior:  Penjaga Gawang: Andritany Ardhiasa, Awan Setho, Angga Saputra;   Pemain Belakang: Ricky Fajrin, Hansamu Yama, Otavio Dutra, Yanto Basna, Yustinus Paew, Johan Alfarizi, Andika Wijaya, Victor Igbonefo;  Pemain Tengah: Andik Vermansah, Evan Dimas, Rizky Pora, Manahati Lestusen, Rizky Pellu, Stefano Lilipaly, Zulfiandi, Irfan Jaya, Irfan Bachdim, Greg Nwokolo; Pemain Depan: Ferdinand Sinaga, Beto Goncalves, Osas Saha. (R-2)

BERITA TERKAIT