14 August 2019, 20:55 WIB

Protes Penalti, Pelatih Kepala Myanmar Diganjar Kartu Kuning


Palce Amalo dari China | Sepak Bola

MI/Palce Amalo
 MI/Palce Amalo
Protes Penalti, Pelatih Kepala Myanmar Diganjar Kartu Kuning

LAGA penyisihan Gothia Cup China 2019 antara Tim Pelajar Indonesia U-16 melawan Soccer Football Academy Myanmar, menyisakan cerita kurang menyenangkan, terutama bagi kubu lawan.

Pasalnya, pelatih kepala Tim U-16 Myanmar Albert Stages K diganjar kartu kuning karena memprotes keputusan wasit yang memberikan hadiah penalti bagi Indonesia. Bahkan, wasit sempat keluar lapangan selama sekitar 2 menit untuk menyampaikan peringatan langsung kepada Albert yang duduk bersama para pemain cadangan.

"I want to talk (saya ingin berbicara dengan Anda)," kata wasit kepada Albert seperti dilaporkan wartawan Media Indonesia, Palce Amalo, dari Shandong.

Kepada Albert, wasit mengatakan hadiah penalti bagi Indonesia itu diputuskan bukan tanpa sebab. Salah satu pemain mereka mengganjal kaki pemain U-16 Indonesia Iryanto Wandik di area penalti. Setelah itu, wasit kembali ke lapangan dan menunjuk titik putih 12 meter dari gawang Myanmar.


Baca juga: Tim Pelajar U-16 Indonesia Gunduli Myanmar


Iryanto yang ditunjuk sebagai algojo oleh pelatih Timnas U-16 Maman Suryaman sukses mengeksekusi penalti pada menit ke-46 sehingga membuat kedudukan menjadi menjadi 7-0. Sampai babak kedua usai, tim pelajar berhasil membukukan 8 gol tanpa balas.

Setelah babak kedua berakhir, Albert bersama pelatih Myanmar lainnya Julius Kwateh, warga Myanmar yang bermukim di Jakarta, menghampiri pelatih dan ofisial Timnas U-16 Indonesia untuk bersalaman.

Bahkan, Albert sempat menyerahkan kartu nama kepada Manajer Timnas U-16 Muhammad Kusnaeni. Julius yang pernah bermain di Liga Indonesia tersebut juga sempat foto bersama dengan pemain dan pelatih U-16 Indonesia. (OL-1)

 

BERITA TERKAIT