14 August 2019, 20:42 WIB

Jokowi : Kabinet Hak Preogratif Presiden


Akmal Fauzi | Politik dan Hukum

ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
 ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Presiden Joko Widodo

PRESIDEN Joko Widodo menegaskan penyusunan kabinet dmerupakan hak prerogatifnya selaku Presiden Republik Indonesia. Hal itu mempertegas komposisi kabinet baru yang akan diisi oleh 55% profesional dan 45% kader partai politik.

“Kabinet itu apa? Kabinet itu adalah hak prerogatif Presiden. Menteri itu adalah hak prerogatif Presiden,” kata Jokowi di Bumi Perkemahan Wiladatika, Cibubur, Jakarta Timur, Rabu (14/8).

Di kabinet periode keduanya nanti terdapat perubahan nomenklatur kementerian. Dari perubahan tersebut, ada yang mengalami penggabungan, ada juga kementerian baru yang dimunculkan sebagai respons atas kebutuhan negara dalam menghadapi persaingan.

Baca juga: Jokowi Tegaskan Koalisi Parpol sudah Cukup

Meski demikian, dia mengingatkan seluruh pihak untuk tidak berspekulasi dan menunggu kepastian yang akan langsung disampaikan oleh Presiden pada waktunya.

“Nanti kalau sudah waktunya tahu semua. Jangan menebak-nebak,” tegas Presiden.

Kabinet itu, kata Jokowi, nantinya juga akan diisi beberapa kalangan muda berusia antara 25 hingga 35 tahun. Hal tersebut sempat diutarakan sendiri oleh Presiden dalam sejumlah kesempatan.

“Ya, ada yang umur-umur itu. Yang muda, yang setengah muda, campur-campur. Ada juga yang setengah tua,” ucapnya. (OL-4)

BERITA TERKAIT