14 August 2019, 18:11 WIB

PKS Siap Jadi Oposisi meski Ditinggal Gerindra


Rahmatul Fajri | Politik dan Hukum

MI/Rommy Pujianto
 MI/Rommy Pujianto
Sekjen PKS Mardani Ali Sera

SEKJEN Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mengaku pihaknya siap menjadi oposisi meski harus ditinggal parpol koalisi lainnya pada Pilpres 2019.

Menurut Mardani, partai oposisi sangat dibutuhkan untuk menjadi penyeimbang pemerintah. Sehingga, PKS harus hadir menjadi oposisi dan tak terlalu mempersoalkan jika pada akhirnya harus berjuang sendiri.

"Oposisi yang baik bukan sendirian, tapi oposisi yang seimbang dan kuat, karena itu PKS tidak bahagia ketika sendirian. Tetapi kalau itu adalah pilihan yang harus diambil ya harus siap," kata Mardani ketika ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (14/8).

Mardani mengaku tak mempersoalkan jika Partai Gerindra yang dulu berkoalisi merapat ke pemerintah. Menurut Mardani, Gerindra bebas menentukan sikapnya ke depan.

Baca juga: PKS Hormati Manuver Politik Gerindra

Meski Mardani menyadari keputusan tersebut akan berseberangan dengan sikap pendukung yang mayoritas meminta bersikap oposisi. PKS, lanjut ia, tetap mengikuti suara pendukung yang menginginkan menjadi oposisi.

Pihaknya tidak bisa memaksakan kehendak kepada Gerindra untuk bersama-sama menjadi oposisi. Akan tetapi, ia menyarankan untuk bersikap menjadi oposisi lebih baik secara etika dan logika untuk perkembangan demokrasi. Sehingga, pemerintahan akan berjalan baik dengan adanya kekuatan oposisi yang kuat.

"Politik enggak ada baper. Kita masing-masing punya satu garis politik ke depan, jangan lagi berpikir politik elite ya. Makin compatible sikap parpol dengan aspirasi rakyat banyak maka makin besar peluang parpol itu mendapat dukungan," tuturnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT