14 August 2019, 14:15 WIB

Jawa Barat Targetkan Juara Umum PON 2020


Bayu Anggoro | Olahraga

MI/Bayu Anggoro
 MI/Bayu Anggoro
Gubernur Jabar Ridwan Kamil memimpin apel besar kesiapan Pelatda Tim PON Jawa Barat 2020 di Bandung, Rabu (14/8)  

PROVINSI Jawa Barat menargetkan juara umum pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Papua. Upaya untuk mempertahankan gelar tersebut sangat ditekankan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat memimpin apel pelatihan daerah (pelatda) tim PON Jawa Barat, di Bandung, Rabu (14/8).

Menurut dia, target ini tidak bisa ditawar lagi sehingga harus menjadi pelecut bagi para duta olahraga tersebut.

"Kita targetkan juara umum, karena PON 2016 kita juara umum," kata Emil, Rabu (14/8).

Emil menyebut pihaknya bersama KONI Jawa Barat sudah menghitung potensi dan peluang sematang mungkin sehingga target ini bukan harapan belaka.

"Sudah dihitung secara matematika," katanya.

Dengan komposisi atlet saat ini, Emil menargetkan Jawa Barat meraih 165 medali emas.

"Kapasitas 165 medali emas. Kalau ini tercapai, Insya Allah semangat Jabar Juara terwujud melalui puncaknya juara umum," katanya.

Untuk mencapai target itu, Emil memastikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat siap menggelontorkan dana yang cukup besar. Untuk tahun ini saja, menurut dia pihaknya sudah memberikan Rp40 miliar kepada KONI Jawa Barat untuk pembinaan atlet hingga akhir 2019 ini. Bahkan, dia sudah merencanakan menggelontorkan dana Rp550 miliar untuk pemusatan latihan pada tahun depan.

 "APBD ada murni, perubahan. Sesuai kesepakatan dewan, Insya Allah dewan mendukung," katanya.

Oleh karena itu, Emil mengingatkan para atlet dan pelatih agar fokus dan serius dalam berlatih.

"Maksimalkan latihan. Masih ada setahun lagi," harapnya.

Di tempat yang sama, Ketua KONI Jawa Barat Ahmad Saefudin mengatakan, pihaknya siap memenuhi target juara umum. Selama ini, berbagai persiapan telah dilakukan untuk mempertahankan supremasi provinsi itu. Menurut dia, pihaknya bersama seluruh pengurus cabang olahraga telah menghitung potensi-potensi medali emas yang akan dibidik. Dari 68 cabang olahraga yang dipertandingkan, Jawa Barat mengikuti seluruhnya dengan kekuatan saat ini 1.446 atlet.

Jumlah itu akan diseleksi kembali sehingga tinggal menyisakan 900 atlet yang akan berangkat ke PON 2020 di Papua. Pihaknya pun memastikan seluruh atlet Jawa Barat yang berprestasi akan membeli kontingennya sehingga tidak akan ada pembajakan oleh provinsi lain.

"Hanya ada satu yang pindah ke Papua, itu juga karena kerjanya dipindahkan, dia tentara," katanya.

Lebih lanjut Ahmad mengatakan selama ini Provinsi DKI Jakarta dan Jawa Timur menjadi pesaing kuat dalam setiap ajang olahraga tersebut.

Namun, dia optimistis Jawa Barat masih unggul sehingga peluang untuk menjadi juara umum sangat terbuka lebar.

baca juga: Lorenzo Diharapkan Membalap Kembali di Silverstone

"Dari hitung-hitungan kompetitor, Jatim dan DKI masih yang terdekat. Tapi ternyata Jabar masih unggul," katanya.

Untuk mencapai itu, Ahmad pun berharap Pemerintah Provinsi Jawa Barat bisa terus memberikan perhatian yang penuh kepada para atletnya.

"Kita mempertahankan juara umum, tapi kita juga ingin dapat perhatian penuh," katanya. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT