14 August 2019, 10:15 WIB

Ibu Kota Baru Ditargetkan Rampung 5 Tahun


Ilham Pratama Putra | Politik dan Hukum

MI/PIUS ERLANGGA
 MI/PIUS ERLANGGA
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono

MENTERI Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyebut pembangunan ibu kota baru bisa selesai dalam lima tahun. Basuki berkaca pada keberhasilan Brasil yang merampungkan pembangunan ibu kota barunya dalam waktu lima tahun.

"Brasil lima tahun dia bisa mulai pindah. Kita juga maksimal lima tahun," kata Basuki, Selasa (13/8).

Oleh karena itu, saat ini, Kementerian PUPR sudah mulai merancang desain awal ibu kota baru yang ditetapkan di Pulau Kalimantan tersebut.

Pembangunan jalan menjadi fokus utama Basuki menata pengganti DKI Jakarta tersebut.

Baca juga: Kaltim Siap Jadi Ibu Kota Baru

"Kita coba mendesain jaringan jalannya. Agar keliatan batas kotanya. Pada 2020, kita bangun sarana dan prasarana," ungkap dia.

Selain itu, desain ibu kota baru akan mencerminkan Pancasila. Ideologi negara menjadi inspirasi PUPR untuk menata kota.

Basuki bilang, desain ibu kota baru disiapkan untuk mencitrakan Indonesia sebagai negara yang cerdas dan modern. Pihaknya memastikan ibu kota baru juga turut membangun kinerja pemerintahan.

"Akan menjadi kota cerdas, modern, benar-benar akomodasi teknologi. Jadi tidak ada lagi tiang listrik, kabel, tidak ada banjir. Cerdas, memanfaatkan teknologi informasi agar bisa melayani masyarakat dengan cepat," tutup Basuki. (Medcom/OL-2)

BERITA TERKAIT