14 August 2019, 07:31 WIB

Demonstran dan Polisi Hong Kong Bentrok di Bandara


Antara | Internasional

AFP/Anthony WALLACE
 AFP/Anthony WALLACE
Seorang pria yang dipukuli demontran karena diduga sebagai mata-mata Tiongkok dievakuasi tim medis dari Bandara Hong Kong.

POLISI dan pengunjuk rasa bentrok di bandara internasional Hong Kong, Selasa (13/8) malam, setelah penerbangan untuk hari kedua terganggu dan krisis politik di bekas jajahan Inggris tersebut semakin parah.    

Di hari kedua kerusuhan di bandara, ribuan pengunjuk rasa berpakaian hitam menduduki terminal sambil meneriakkan dan menyanyikan yel-yel serta membentangkan spanduk.    

Bentrokan pecah setelah satu orang yang mengalami luka karena dipukuli demonstran setelah dituduh sebagai mata-mata Tiongkok dievakuasi dari terminal utama oleh petugas medis

Beberapa pegiat mengaku korban adalah aparat kepolisian China daratan yang melakukan penyamaran.    

Sejumlah kendaraan polisi dihadang pengunjuk rasa dan polisi antihuru-hara pun bergerak, memukul mundur massa dan menggunakan semprotan merica. Seorang polisi mengeluarkan pistol di salah satu kesempatan.    

Baca juga: Hong Kong Memanas, Indonesia Keluarkan Imbauan Perjalanan

Pengunjuk rasa juga memblokade beberapa lorong di bandara dengan troli bagasi, palang logam dan sejumlah benda lainnya. Sedikitnya dua pengunjuk rasa dibawa pergi oleh aparat.    

Situasi akhirnya mereda, beberapa jam kemudian.    

Aksi di bandara tersebut terjadi menyusul penutupan bandara yang belum pernah terjadi sebelumnya pada Senin (12/8).

Otoritas Bandara Hong Kong mengatakan operasi penerbangan mengalami gangguan parah pada Selasa (13/8) dan penumpang yang hendak berangkat tidak dapat mendatangi ruang imigrasi. (OL-2)

BERITA TERKAIT