13 August 2019, 23:05 WIB

Meski masih Ada Titik Panas, Kualitas Udara Riau-Kalteng Membaik


Antara | Nusantara

ANTARA FOTO/Rony Muharrman
 ANTARA FOTO/Rony Muharrman
Satgas Karhutla Provinsi Riau terus melakukan upaya pemadaman karhutla baik dari darat maupun udara agar kebakaran lahan meluas

PELAKSANA Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Agus Wibowo, mengatakan, kualitas udara di Riau dan Kalimantan Tengah mulai membaik meskipun masih ada titik panas yang terdeteksi.    

"Kualitas udara di Riau dan Kalimantan Tengah kategori sedang hingga pukul 16.00 WIB. Masih ada titik panas terdeteksi menunjukkan masih terjadi kebakaran hutan dan lahan," kata Agus di Jakarta, Selasa (13/8).

Agus mengatakan terdapat 56 titik panas yang terdeteksi di Riau dan 144 titik panas di Kalimantan Tengah. Sedangkan di Kalimantan Barat, meskipun terdeteksi 104 titik panas, kualitas udara masih dalam kategori baik.

Sementara itu, meskipun tidak terdeteksi ada titik panas atau titik api, di Sumatra Selatan terdapat asap yang terdeteksi. Namun, Agus tidak menyebutkan bagaimana kualitas udara di Sumsel.    


Baca juga: Gajah di Kawasan Konservasi Tesso Nilo Stres akibat Karhutla


Pada Selasa juga sempat terdeteksi arah sebaran asap yang keluar dari batas wilayah. Asap teridentifikasi di wilayah Kalimantan Barat dan Serawak, Malaysia.

"Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, pantauan citra satelit Himawari menunjukkan arah angin di Sumatera dan Kalimantan umumnya dari Tenggara ke Barat Laut dan Timur," tuturnya.

Sementara itu, arah sebaran asap di Riau, Sumsel, dan Kalimantan Selatan menyebar ke arah Barat Laut, sedangkan Kalimantan Barat mengarah ke Barat Laut dan Timur. (OL-1)  

BERITA TERKAIT