14 August 2019, 04:40 WIB

Korban Tewas Lekima 49 Orang


(AFP/Tes/I-1) | Internasional

 (Photo by STR / AFP)
  (Photo by STR / AFP)
 Topan Lekima

JUMLAH korban tewas akibat topan Lekima mencapai 49 orang pada Selasa (13/8). Sekitar 21 orang masih dinyatakan hilang pascabadai raksasa menghantam wilayah pesisir timur Tiongkok itu.

Terjangan topan yang disertai angin kencang dan hujan lebat menyebabkan kerusakan signifikan. Topan Lekima menghantam tiga provinsi di Tiongkok, yaitu Zhejiang, Shandong, dan Anhui, sepanjang akhir pekan. Lebih dari 1 juta warga terpaksa mengungsi.

Pada Senin malam waktu setempat, kantor berita Xinhua melaporkan sedikitnya 49 orang tewas dan belasan orang belum ditemukan. Rekaman video yang disiarkan stasiun televisi pemerintah, CCTV, menunjukkan lahan pertanian dan ruas jalan yang terendam banjir.

Selain itu, banyak puing bangun-an dan batang pohon berserakan. Kondisi itu merupakan dampak angin kencang dan hujan lebat yang mengguyur sejumlah kota di sepanjang pesisir.

Lekima menghantam Provinsi Zhejiang pada Sabtu kemarin. Wilayah itu mengalami kerusakan terparah setelah terjangan badai dengan kecepatan angin hampir 190 kilometer (km) per jam. Dahsyatnya angin topan turut membawa ombak setinggi beberapa meter.

Masih dari laporan Xinhua, curah hujan di Provinsi Shandong sepanjang akhir pekan menjadi yang terbesar sejak 1952. Otoritas se-tempat mengklaim bencana alam menyebabkan kerugian ekonomi sekitar 26 miliar yuan atau setara US$3,7 miliar.

Badan Pengendalian Darurat Shandong mengatakan lebih dari 180 ribu orang dievakuasi di provinsi itu. Sebanyak 1 juta warga di Zhejiang, Jiangsu, dan Shanghai juga telah dievakuasi.

Petugas penyelamat terpantau menggunakan perahu dan penarik tambang untuk mengevakuasi warga yang terjebak di dalam rumah. Ribuan jadwal penerbangan terpaksa dibatalkan. Rute perjalanan kereta juga terdampak bencana topan.

Otoritas Beijing, Shanghai, dan kota-kota besar lainnya membatalkan penerbangan pesawat. Ratusan lokasi wisata di sepanjang pantai, termasuk Disneyland Shanghai, juga tidak beroperasi.

Di sisi lain, Kota Qingdao, sebelah timur Shandong yang menjadi pusat pariwisata, juga ikut menerbitkan peringatan pada Minggu (11/8). Pemerintah setempat memutuskan untuk menutup semua tempat wisata dan memberhentikan layanan 127 kereta dan bus untuk sementara.

Lekima menjadi topan kesembilan yang melanda Tiongkok sepanjang tahun ini. Stasiun televisi nasional Tiongkok juga melaporkan pada Minggu bahwa lebih dari 3.200 penerbangan telah dibatalkan. (AFP/Tes/I-1)

BERITA TERKAIT