13 August 2019, 23:40 WIB

BJB Tambahkan QR Payment pada Layanan BJB Digi


(BY/E-1) | Ekonomi

MI/Anggoro
 MI/Anggoro
Direktur IT Bank BJB rio lanasier (kiri) dan direktur operasional Bank BJB tedi setiawan saat mengenalkan layanan fitur qr payment 

BANK BJB menambahkan fitur QR Payment pada layanan BJB Digi yang memungkinkan penggunanya bisa melakukan pembayaran/transfer melalui pemindaian barcode atau QR (quick response) code.

Menurut Direktur IT, Trea­sury, dan International Banking Bank BJB Rio Lana­sier, kehadiran fitur yang memudahkan transaksi ini sebagai bentuk tanda mata bagi nasabah setia.

Selain untuk pembayaran, QR Payment ini pun dipastikan semakin memudahkan transfer antarnasabah Bank BJB. 

“Tentunya setiap pengguna membutuhkan koneksi internet,” kata Rio saat konfe­rensi pers di Bandung, Jawa Barat, Selasa (13/8).

Menurutnya, inovasi pada bidang IT ini sangat penting mengingat perkembangan zaman yang semuanya harus bisa dioperasikan melalui gawai dengan sambungan internet. Terlebih, era digital memunculkan banyak pesaing tidak hanya dari sesama perbankan.

“Fintech terutama untuk pembayaran atau payment itu sudah sangat menggurita. Ini pesaing, karena perkembang-annya lebih pesat dari bank konvensional,” ujarnya.

Namun, dia menilai keha-dir­an aplikasi pembayaran di­gital dari lembaga nonbank ini harus menjadi mitra agar Bank BJB tidak ketinggalan.

“Akhirnya bukan dijadikan saingan, tapi dijadikan mitra. Peer to peer lending juga ka­rena mereka kan butuh mo­dal,” katanya.

Dengan hadirnya fitur QR Payment ini, dia berharap se­tidaknya layanan pembayaran nontunai ini bisa dilakukan 4 juta nasabah aktif.

“Memang perlu sosialisasi lebih gencar lagi karena belum semua nasabah terbiasa dengan internet,” katanya.

Di tempat yang sama, Direktur Operasional Bank BJB Tedi Setiawan mengatakan, melalui BJB Digi pun pengguna bisa membayar pajak kendaraan dan pajak bumi dan bangunan (PBB) . Untuk pembayaran PBB, pihaknya sudah bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta dan 34 kabupaten/kota di Jawa Barat, Banten, serta Batam dan Pekanbaru.

“Jadi, wajib pajak di daerah-daerah itu bisa bayar PBB secara online melalui aplikasi BJB Digi,” katanya. 

Pada 2018, jumlah dana penerimaan PBB-P2 di Jawa Barat dan Banten yang melalui Bank BJB mencapai Rp3,584 triliun dengan jumlah transaksi sebanyak 9,891 juta. “Sepanjang Juli penerimaan PBB-P2 di Jabar dan Banten mencapai Rp2,114 triliun, atau tumbuh 78,4%,” tukasnya. (BY/E-1)

BERITA TERKAIT