13 August 2019, 18:31 WIB

Hemat Anggaran, Pemerintah Sinkronisasi Agenda Kepala Daerah


Dero Iqbal Mahendra | Politik dan Hukum

MI/Susanto
 MI/Susanto
Menteri Sekertaris Negara Pratikno

MENTERI Sekertaris Negara Pratikno mengakui saat ini pemerintah sedang menyusun skema penghematan perjalanan dinas kepala daerah. Hal tersebut diungkapkan usai rapat terbatas di Kantor Wakil Presiden terkait penghematan perjalanan dinas kepala daerah.

"Kita mensingkronkan jadwal, lintas kementerian, mensingkronkan jadwal dengan daerah sehingga ketika kepala daerah datang ke Jakarta itu bisa untuk berbagai macam urusan," tutur Pratikno saat di temui di Kantor Wakil Presiden, Selasa (13/8).

Pratikno menjelaskan salah satu tujuan dari penghematan dan pensingkronan jadwal dari para kepala daerah agar para kepala daerah tidak bolak balik ke Jakarta.

Pratikno menerangkan untuk modelnya sendiri sedang dirancang dengan Menteri Dalam Negeri. Dengan begitu diharapkan para kepala daerah akan dapat lebih efisien dalam perjalanan dinasnya karena dijadikan dalam satu waktu.

Namun saat ditanyakan terkait besaran penghematannya, Pratikno mengaku belum mengetahui secara pasti. Tetapi ia meyakini penghematannya akan maksimal.

Pratikno juga menerangkan desain kebijakan tersebut akan diselesaikan secepatnya, mengingat pemerintah terus melakukan efisensi.

Sebelumnya Wakil Presiden Jusuf Kalla telah mengingatkan dan meminta kepada kepala daerah agar tidak melakukan perjalanan dinas yang tidak efisien.

"Memang bulan-bulan akhir terlalu banyak upacara ini. Minta maaf juga ini ganggu saudara bupati, gubernur, untuk tidak bekerja dengan optimal di daerah. Saya sudah minta acara digabung saja, supaya biaya perjalanan bisa dihemat," tutur Jusuf Kalla dalam acara 'Indonesia International Smart City Expo and Forum 2019' di Jakarta, Rabu (17/7).

Jusuf Kalla berharap Kementerian dapat mengatur acara yang dihadiri kepala daerah dapat digelar sekaligus dalam satu waktu. Pengurangan biaya perjalanan tersebut merupakan upaya pemerintah untuk menghemat anggaran negara untuk menekan defisit. (OL-4)

BERITA TERKAIT