13 August 2019, 18:24 WIB

Rela Antre Berebut Sepatu Produk Indonesia


Faishol Taselan | Nusantara

MI/Faishol Taselan
 MI/Faishol Taselan
Rela Antre Berebut Sepatu Produk Indonesia

RATUSAN warga Surabaya rela antre berjam jam untuk mendapatkan sepatu produk anak bangsa 'AZA 6" yang kemarin dijual resmi di Surabaya. Sepatu hasil poduksi pengusaha Indonesia, Azrul Ananda, ini menjadi rebutan warga Surabaya, karena kali ini mengeluarkan edisi khusus 'Hari Merdeka'.

Meski konter baru dibuka pukul 10:00 WIB, namun mereka sudah rela antre sejak pukul 08.00 WIB, demi membeli sepatu yang diproduksi terbatas hanya 1.945 pasang ini. Bahkan, semakin siang, jumlah yang mengantre terus bertambah hingga ratusan. Hingga pada pukul 17.08 WIB, sebanyak 500 orang mengantre demi mendapatkan sepatu AZA 6 "Hari Merdeka".

Baca juga: Mantan Ketua NasDem Bengkulu Terpilih Jadi Wakil Gubernur

Ricky Hendra, 23, salah satu pembeli yang mendapat nomor antrean pertama. Pria yang juga pelatih tim SMA Santo Yusuf Surabaya ini sudah tiba di DBL Store Pakuwon Mall sejak pukul 07.30 WIB, lebih awal dibanding yang lainnya.

Ia rela antre sejak pagi demi sepatu AZA 6 “Hari Merdeka”, mengingat keistimewaan desain dan konsep yang ditawarkan oleh sepatu ini.
     
”Saya suka dengan konsepnya, Indonesia banget! Bagian yang paling saya suka adalah gambar (siluet) peta nusantara di bagian depan dan samping (kiri-kanan) sepatu ini. Melambangkan persatuan dan kesatuan dari Aceh hingga Papua,” ujar Ricky.

Dari sisi tampilan, merah menyala dipilih sebagai warna utama dipadukan dengan corak putih. Warna merah-putih merupakan penghormatan atas jasa bagi mereka yang gugur dalam pertempuran memperjuangkan kemerdekaan RI.

Di bagian samping, terdapat ornamen bertuliskan “17-8-45 Independence”. Makna mendalam ada di balik bagian tersebut. Pada tanggal itulah puncak dari segala perayaan di bulan Agustus.

Baca juga: Kembali Muncul Lima Titik Api di Areal Gunung Sumbing

Sebagai sepatu produk kebanggaan dalam negeri, nuansa Indonesia makin ditegaskan oleh AZA 6 edisi ”Hari Merdeka” ini, yakni melalui siluet peta barisan pulau-pulau nusantara yang terpampang di samping kanan, kiri, dan depan untuk menggambarkan keberagaman Indonesia.

Kota Surabaya sengaja ditempatkan sebagai pusat penggambaran (bagian depan) karena di sanalah liga basket pelajar terbesar tanah air, Honda Developmental Basketball League (DBL) dimulai pada 2004 lalu hingga kini menjangkau 30 kota di 22 provinsi. (OL-6)

BERITA TERKAIT