13 August 2019, 17:06 WIB

DPRD DKI Prioritaskan APBD-P, Tak Acuhkan Wagub


Selamat Saragih | Megapolitan

MI/Putri Yuliani
 MI/Putri Yuliani
Muhammad 'Ongen'Sangaji Ketua Pansus Pemilihan Wagub DKI Jakarta.

PEMILIHAN wakil gubernur (wagub) DKI Jakart!a dipastikan baru digelar lagi DPRD DKI periode 2019-2024. Sebab, Dewan yang baru bakal dilantik pada 26 Agustus 2019.

Kegagalan DPRD DKI periode 2014-2019 memilih wagub karena konsentrasi pada sisa masa jabatan difokuskan untuk membahas APBD Perubahan (APBD-P) DKI 2019.

"Dari segi waktu sudah tidak memungkinkan, karena ada prioritas membahas APBD-P. Kalau pembahasan ini tidak selesai pada masa legislatif lama, berdampak pada pelayanan masyarakat berikut 2020," kata Ketua Pansus Wagub DKI, Ongen Sangaji, di Jakarta, Selasa (13/8).

Baca juga: PKS: Wagub tidak Terpilih, Hak Masyarakat Jakarta Tertunda

Tugas Pansus Pemilihan Wagub DKI sejatinya sudah selesai ditandai dari tersusunnya draf tata tertib (tatib) pemilihan. Namun pada proses selanjutnya tidak mengalami kemajuan lantaran tatib itu belum disahkan pada tingkat rapat pimpinan gabungan (rapimgab) yang dipimpin Ketua DPRD DKI, Prasetio Edi Marsudi.

Secara terpisah, Mendagri, Tjahjo Kumolo, mengatakan, pemilihan Wagub DKI sebaiknya diselesaikan di sisa masa jabatan anggota DPRD DKI periode 2014-2019. Sekalipun begitu, dia tidak mempermasalahkan jika pemilihan baru bisa dilakukan oleh DPRD DKI periode 2019-2024 karena secara ketentuan masih memungkinkan.

Menurut Tjahjo, pihaknya tidak bisa mendorong percepatan pemilihan Wagub DKI. Karena kewenangan Kemdagri sudah enggak ada. Sekarang kami serahkan pada lobi-lobi antarpartai pengusung. Lobi gubernur. Itu saja," kata Mendagri.(OL-4)

BERITA TERKAIT