13 August 2019, 16:35 WIB

Wakapolri Sebut 38 Kasus Karhutla di Kalteng Sudah Ditangani.


Surya Sriyanti | Nusantara

MI/Surya Sriyanti
 MI/Surya Sriyanti
Wakapolri Komjen Ari Dono saat meninjau karhutla di Kalteng

WAKIL Kepala Polri Komisaris Jenderal Ari Doni menyebutkan saat ini Polda Kalteng sudah menangani sebanyak 38 perkara kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalteng.

"Dari 38 perkara itu, sebanyak 37  perkara oleh perorangan dan sisanya 1 perkara dilakukan oleh korporasi,"ujar Ari kepada wartawan di Palangka Raya, Selasa (13/8) di Polda Kalteng, usai melakukan asistensi dan supervisi Tahap 1 dalam rangka Karhutla.

Menurut Wakapolri, penanganan kebakaran ini harus segera dilakukan sesuai dengan perintah presiden.


Dia juga  menjelaskan, masalah kebakaran hutan dan lahan bukan masalah baru bagi Kalteng karena tiap tahun terus terjadi. Bahkan, pada tahun 2015 lalu yang terparah ditambah dengan el nino. "Jadi pemadaman ini tidak bisa dilakukan oleh polisi sendiri namun harus semua pihak termasuk tokoh masyarakat, "jelasnya.

Di tempat yang sama, Ketua Gabungan Pengusaha Perkebunan Indonesia (Gapki) Kalteng Dwi Darmawan menegaskan sebagai pelaku usaha di bidang perkebunan mereka paham dan tahu tentang sanksi yang diberikan cukup berat bagi perusahaan yang sengaja membakar lahan.

Semua ini, menurut dia, sudah ada aturannya dan undang-undangnya, baik itu UU perkebunan maupun  kehutanan. (A-2)

 

BERITA TERKAIT