13 August 2019, 17:10 WIB

Kemenperin Dorong Esemka Gunakan Komponen Lokal


Atalya Puspa | Humaniora

 ANTARA FOTO/Maulana Surya
  ANTARA FOTO/Maulana Surya
PRODUKSI MOBIL ESMEKA

DIREKTUR Jendral Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian, Harjanto, mengungkapkan pihaknya mendorong produksi mobil nasional Esemka untuk sebanyak-banyaknya menggunakan komponen lokal.

“Kalau Esemka mau buat mobil, bisa menggunakan komponen lokal, kami punya anggota yang bisa menyuplai,” kata Harjanto di Gedung Kementerian Perindustrian, Jakarta Selatan, Selasa (13/8).

Baca juga: Riset Kayu Bajakan Penyembuh Kanker Segera Dipatenkan

Dirinya menyebut, bila memungkinkan, produksi mobil Esemka harus 100% menggunakan komponen lokal untuk turut mendukung perkembangan industri komponen otomotif di Indonesia.

Presiden Direktur PT Solo Manufaktur Kreasi selaku produsen Esemka, Eddy Wirajaya, mengungkapkan pihaknya terus berupaya untuk bekerja sama dengan supplier lokal untuk mendukung produksi Esemka.

Adapun, Esemka juga telah menggunakan sejumlah komponen lokal dalam produksinya, antara lain tangki BBM dan chassis yang diproduksi oleh PT INKA, kaca depan yang diproduksi oleh Armada Indah Agung Glass, per daun yang diproduksi oleh Indospring, serta blok mesin dan blok transmisi yang diproduksi oleh Cikarang Perkasa Manufacturing.

"Kami baru memulai, dan tentunya berharap mendapatkan dukungan dari komponen-komponen lokal di Indonesia,” kata Eddy.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Perindustrian, Airlangga Hartanto, mengungkapkan pihaknya mendukung industri komponen otomotif dalam negeri untuk berkembang hingga menembus pasar global.

Dirinya menyampaikan, bahkan industri otomotif merupakan salah satu sektor industri prioritas dalam pengembangan program Making Indonesia 4.0, dengan salah satu target capaian adalah peningkatan ekspor.

"Segala sumber daya pendukung sektor industri otomotif, termasuk salah satunya industri komponen pendukung otomotif, akan diberikan perhatian lebih dengan berbagai fasilitas," kata Airlangga di Gedung Kementrian Perindustrian, Jakarta Selatan, Selasa (13/8).

Dirinya menuturkan, secara nasional saat ini terdapat sekitar 1.500 perusahaan komponen otomotif di Indonesia yang tersebar di seluruh Indonesia terutama pada daerah-daerah pusat produksi otomotif seperti DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Baca juga: LSM Nilai RUU Pertanahan Bisa Picu Laju Deforestasi

Dirinya mengungkapkan, pemerintah berharap dukungan dari asosiasi pelaku industri tersebut untuk terus meningkatkan daya saingnya di tengah-tengah ketatnya kompetisi global.

"Tentunya peran asosiasi industri komponen, selaku mitra Pemerintah menjadi sangat strategis untuk terus menjembatani kebutuhan industri dengan program dan kebijakan yang diluncurkan," pungkasnya. (OL-6)

BERITA TERKAIT