13 August 2019, 16:02 WIB

Soal Enzo, BPIP ingin Temui Pimpinan TNI dan Akmil


M Ilham Ramadhan Avisena | Politik dan Hukum

Dok Puspen TNI
 Dok Puspen TNI
Taruna TNI Enzo Zenz Allie saat tatap muka dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto

PELAKSANA tugas (Plt) Ketua Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Hariyono angkat bicara soal salah satu taruna TNI Enzo Zenz Allie yang disebut terpapar paham radikalisme.

BPIP, kata Hariyono, masih menunggu dan menghormati proses yang tengah dilakukan TNI. Namun apabila dimungkinkan, pihaknya akan segera melakukan dialog dengan pimpinan TNI dan Akademi Militer (Akmil) soal Enzo.

Sebab, Hariyono mengaku ingin mengetahui bagaimana Pancasila disosialisasikan di Akmil. "Kita akan datang baik-baik ke pimpinan TNI khususnya di Akmil, bagaimana proses sosialisasi Pancasila di sana. Karena tidak tertutup kemungkinan orang yang dulunya tidak Pancasilais bisa berubah menjadi Pancasilais, begitupun sebaliknya," jelas Hariyono di gedung BPIP, Jakarta, Selasa (13/8).

Baca juga: Indeks Moderasi Beragama Baik, Enzo Allie Tetap Jadi Taruna Akmil

Diketahui, Enzo lahir di Prancis, tapi pindah ke Indonesia pada usia 13 tahun setelah ayahnya meninggal. Ayah Enzo bernama Jean Paul Francois Allie asal Paris. Ibunya bernama Siti Hajah Tilaria asal Sumatra Utara.

Sebelumnya, taruna TNI Enzo Zenz Allie viral setelah diwawancarai Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dalam bahasa Prancis. Enzo Zenz Allie ialah warga negara Indonesia keturunan Prancis.

Namun, foto mirip Enzo viral di jagat maya membawa bendera serupa yang digunakan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Foto itu diunggah media sosial (medsos) (X-15)
 

 

BERITA TERKAIT