13 August 2019, 15:13 WIB

Tunjangan Direksi dan Dewan Pengawas BPJS Naik 2 Kali Lipat


Nur Aivanni | Ekonomi

Ist
 Ist
Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan RI Nufransa Wira Sakti.

KEMENTERIAN Keuangan menyetujui kenaikan tunjangan bagi dewan pengawas dan direksi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Hal itu dilakukan sebagai langkah untuk menyamakan hak dan kewajiban sebagaimana yang diberikan kepada pegawai BPJS.

"Selama ini direksi dan dewan pengawas BPJS hanya mendapatkan THR sehingga untuk menjaga keselarasan hak dengan pegawai BPJS maupun aparatur pemerintah, maka penyesuaian tunjangan cuti tahunan ini merupakan pengganti pemberian gaji ketiga belas," kata Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan, Nufransa Wira Sakti, dalam keterangan resminya, Selasa (13/8).

Baca juga: Peso Argentina Anjlok, Diharapkan Negara Berkembang tak Terdampak

Nufransa menjelaskan, bahwa pegawai BPJS selama ini mendapatkan 14 kali gaji setahun dalam bentuk THR dan gaji ketiga belas. Maka itu, kata dia, dilakukan penyesuaian terhadap tunjangan bagi direksi maupun dewan pengawas BPJS yaitu dengan memberikan tunjangan cuti tahunan menjadi dua kali gaji. Lebih lanjut, ia menyampaikan, bahwa penyesuaian tersebut tidak berpengaruh terhadap pengelolaan dana jaminan kesehatan yang dikelola BPJS Kesehatan.

"Pembayaran manfaat lainnya tersebut, termasuk di dalamnya adalah tunjangan cuti tahunan, menggunakan dana operasional BPJS dan tidak menggunakan sumber dana dari APBN," tandasnya.

Adapun, kenaikan tunjangan tersebut berawal dari surat usulan yang disampaikan BPJS Ketenagakerjaan yang meminta agar dilakukan perubahan atau penambahan terhadap beberapa komponen manfaat tambahan lainnya bagi anggota dewan direksi dan pengawas yang diatur dalam PMK No. 34/2015.

Dari usulan yang disampaikan, pemerintah menolak berbagai tunjangan yang disampaikan dan menilai hanya satu komponen yang layak dipenuhi, yaitu pemberian tunjangan cuti tahunan menjadi dua kali gaji, yang diperlakukan seperti gaji ke 13 dan gaji ke 14 THR, yang berlaku bagi direksi dan dewan pengawas BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. (OL-6)

BERITA TERKAIT