13 August 2019, 11:47 WIB

Mayoritas Kader Ingin Demokrat Merapat ke Jokowi


Arga Sumantri | Politik dan Hukum

ANTARA/Muhammad Adimaja
 ANTARA/Muhammad Adimaja
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan

WAKIL Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan mengakui sebagian besar kader partainya ingin bergabung ke pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Namun, partai belum mengambil keputusan secara resmi.

"Mayoritas memang ingin bergabung. Dengan catatan, kalau memang chemistry dan kebersamaan bisa dibangun," kata Syarief, Selasa (13/8).

Syarief mengatakan sikap politik Demokrat baru akan ditentukan melalui rapat majelis tinggi partai. Di sisi lain pihaknya terus menjalin komunikasi dengan Jokowi.

"Kalau memang sudah pasti, pada saatnya akan disampaikan secara resmi," imbuhnya.

Menurut Syarief, hubungan Demokrat dan Presiden Jokowi telah terbangun dengan baik. Namun, ia belum yakin akan diterima oleh seluruh partai koalisi Jokowi.

"Yang jadi pertanyaan apakah partai koalisi welcome terhadap penambahan koalisi dari Demokrat? Karena unsur kebersamaan itu patut dibangun," bebernya.

Baca juga: Demokrat Tuntut Gerindra Ungkap Penumpang Gelap di Pilpres 2019

Senada, Politikus Demokrat Ferdinand Hutahaean menyatakan Demokrat ingin berkontribusi aktif membantu pemerintah menyelesaikan masalah kebangsaan. Demokrat ingin menguatkan pemerintahan Jokowi.

"Jadi kalau ditanya ke mana arah politik partai Demokrat ya arahnya adalah untuk memperkuat pemerintahan Pak Jokowi ke depan," ucap Ferdinan

Namun, Demokrat tetap menyerahkan penuh keputusan kepada Jokowi.

Menurut dia, bila Jokowi mengajak Demokrat, partainya siap memberikan dukungan.

"Tetapi kita tidak ingin menekan, memaksa, atau apa pun karena kita tahu posisi kita kemarin berseberangan. Tapi kita punya semangat yang sama dengan Pak Jokowi," ucap Ferdinand. (Medcom/OL-2)

BERITA TERKAIT