12 August 2019, 18:40 WIB

Lahan di Gunung Sumbing Terbakar, Puluhan Pendaki belum Turun


Lina Herlina | Nusantara

ANTARA FOTO/Anis Efizudin
 ANTARA FOTO/Anis Efizudin
Helikopter Kamov Ka-32A 11BC melakukan "water bombing" untuk pemadaman kebakaran hutan gunung Sumbing

KEBAKARAN terjadi di Gunung Sumbing, Jawa Tengah, Minggu (11/8). Sejumlah pendaki dilaporkan masih berada di gunung tersebut, dan belum terevakuasi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Forum Pengelola Gunung Sumbing, titik awal kebakaran berada di wilayah Kabupaten Wonosobo, tepatnya hutan petak 28 RPH Keleseman BKPH Wonosobo, KPH Kedua Utara, masuk Desa Banyumudal, Kecamatan Sapuran. Dan kini kobaran api meluas hingga masuk hutan di Kabupaten Magelang.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, Edy Susanto, mengatakan, saat ini pihaknya terus memantau perkembangan di sana. Karena sejumlah pendaki ternyata belum berhasil dievakuasi.

"Infonya masih ada sekitar 25 orang yang kemarin, dan sekarang, sudah diminta untuk turun, dan sedang diperjalanan," ungkap Edy di Magelang, Senin (12/8).


Baca juga: Status Siaga Darurat Karhutla Kalteng Diperpanjang


Sementara itu, upaya pemadaman masih terus dilakukan.

"Upaya pemadaman dan pencegahan dilakukan ke wilayah jalur pendakian, maka kami menetapkan pendakian Gunung Sumbing semua jalur ditutup sementara sampai batas waktu yang belum ditentukan," tulis Koordinator Forum Pengelola Gunung Sumbing (FPGS), Lilik Setyawan, dalam surat resminya.

Menurutnya, penutupan jalur pendakian ini akan berlangsung hingga lima hari. Namun demikian, keputusan pembukaan jalur akan ditinjau lagi sambil melihat situasi yang ada.

"Diharapkan 17 Agustus semua jalur bisa dibuka kembali, mengingat saat itu banyak pendaki yang akan naik," kata Lilik. (OL-1)

 

BERITA TERKAIT