12 August 2019, 15:27 WIB

AS-Taliban Merampungkan Perundingan Tahap Akhir


Tesa Oktiana Surbakti | Internasional

AFP/Wakil Kohsar
 AFP/Wakil Kohsar
Penarikan ribuan tentara dari wilayah Afghanistan menjadi bagian dari perundingan wakil Taliban dan pemerintah AS.  

Kelompok Taliban dan perunding Amerika Serikat (AS) menyelesaikan putaran negosiasi terakhir. Kedua pihak berupaya mencapai kesepakatan yang digadang-gadang akan mempersempit kehadiran pasukan AS di Afghanistan.

Hal itu diungkapkan juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid, pada Senin (12/8). Mujahid menuturkan perundingan putaran kedelapan yang berlangsung di Doha, Qatar, selesai tengah malam.

"Prosesnya sempat tidak menarik dan efektif. Kedua pihak sepakat untuk berkonsultasi dengan pemimpin masing-masing, terkait langkah selanjutnya," bunyi cuitan Mujahid di akun Twitternya.

Sejauh ini, belum ada respons dari Kedutaan AS di Kabul. Pada Minggu (11/8), utusan perdamaian AS, Zalmay Khalilzad, memberi sinyal bahwa negosiasi AS-Taliban hampir selesai.

"Saya berharap ini adalah Idul Adha terakhir di mana Afghanistan masih dibayangi peperangan," sebut Khalilzad melalui cuitannya di Twitter-nya.

Beragam spekulasi di Kabul sudah mencapai puncaknya dalam beberapa hari terakhir. Khususnya, mengenai kesepakatan AS-Taliban yang terjadi dalam waktu dekat.

Washington bernegosiasi dengan rivalnya selama satu tahun terakhir, untuk mencapai kesepakatan. Salah satu agenda yang dibahas ialah penarikan 14 ribu personel militer AS dari Afghanistan.

Pemerintah AS di bawah kepemimpinan Donald Trump, ingin mengakhiri keterlibatan dalam perang Afghanistan, yang berlangsung 18 tahun. Negara adi daya etrsebut telah menghabiskan anggaran lebih dari US$1 triliun.

Sebagai penyeimbang perjanjian, Taliban berkomitmen untuk menjamin keamanan. Termasuk, tidak akan membiarkan Afghanistan sebagai tempat perlindungan yang aman bagi para pejihad. Kesepakatan AS-Taliban tidak otomatis mengakhiri perang Afghanistan. Sebab, kelompok pemberontak perlu membuat kesepakatan dengan pemerintah Kabul.

Pada Senin ini, dinas intelijen Afghanistan mengumumkan pembebasan 35 tahanan Taliban, karena sudah berperilaku baik.

"Pembebasan sejumlah tahanan merupakan isyarat kuat dari pemerintah Afghanistan, untuk perdamaian dan mengakhiri perang," bunyi pernyataan badan tersebut. Seperti diketahui, Taliban dan pasukan keamanan Afghanistan membebaskan tahanan musuh secara berkala.(AFP/OL-09)

BERITA TERKAIT