12 August 2019, 14:20 WIB

Mau Coba Atomik? Vodka dari Chernobyl


Thalatie K Yani | Weekend

AFP
 AFP
Atomic, vodka yang bahan-bahannya diambil dari zona eksklusif Chernobyl.

Sebuah vodka berhasil diproduksi dengan bahan-bahan dari zona ekslusif Chernobyl. Menurut para peneliti yang memproduksinya, minuman itu aman untuk dikonsumsi.

Atomik, nama yang diberikan para peneliti dari University of Portsmount, terbuat dari air dan gandum yang diambil dari zona eksklusif. Vodka ini menjadi produk pertama yang dihasilkan dari area bekas pembangkit tenaga listrik yang terlantar itu.  

Chernobyl menjadi bencana nukril terparah di dunia, yang mengakibatkan ribuan kematian. Ledakan reaktor pada 1986 ini mengharuskan warganya dievakuasi dan membuat hembusan radioaktif hingga ke Eropa. Lebih dari dua dekade pihak berwenang mempertahankan radius 19 mil (sekitar 30,5 km) zona eksklusif sekitar reaktor, termasuk kota Pripyat yang dihuni 50ribu orang.

Peneliti dari University of Portsmouth dan Ukrania menyeduh vodka ini sebagai bagian dari proyek penelitian tiga tahun guna mentransfer radioaktif dari tanaman yang ditaman di zona eksklusif Chernobyl. Jim Smith, pemimpin proyek ini, telah melakukan penelitian tentang Chernobyl selama beberapa dekade, bekerja dengan tim mencari tahu apakah aman menggunakan lahan yang ditinggalkan untuk bercocok tanam.

"30 tahun setelah kecelakaan, kami temukan hasil panen dari daerah itu sedikit di atas batas ketentuan makanan yang aman dikonsumsi di Ukrania. Jadi secara teknis, anda tidak bisa memakan makanan itu. Tapi kami berpikir, bagaimana kalau kita membuat vodka," kata Smith yang dikutip CNN.

Para ahli mencairkan alkohol suling dengan air mineral dari akuifer di Chernobyl, yang berjarak 10 km selatan reaktor dan bebas kontaminasi. Meski para peneliti bersikeras vodka ini aman, tapi mereka menemukan beberapa radioaktif dari gandu, yang digunakan. Mereka mengatakan penyulingan mengurangi pengotor ke tingkat yang tidak terdeteksi.

"Ketika Anda menyaring sesuatu, banyak kotoran tetap berada dalam produk limbah, dan produk akhir lebih murni. Itu yang kami temukan dengan vodka kami - kami fermentasi butiran lalu disuling. Kami tidak dapat mengukur radioaktivitas dalam produk, kecuali karbon alami 14 yang Anda temukan dalam minuman soda atau makanan apa pun," tambahnya.

Atomik rencananya akan diproduksi dalam jumlah sedikit tahun ini dan 75% keuntungannya akan dikembalikan ke komunitas yang terdampak. (CNN/M-3)

BERITA TERKAIT