09 August 2019, 19:25 WIB

Gerindra Siapkan Tiga Opsi Politik


Putra Ananda | Politik dan Hukum

KETUA DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria menuturkan partainya telah menyiapkan 3 opsi politik dalam menyikapi pemerintahan 2019-2024 ke depan. Ketiga opsi itu adalah bergabung ke pemerintahan Jokowi-Ma'ruf, koalisi di parlemen, atau menjadi oposisi dengan melakukan pengawasan.

"Yang penting jangan diributkan di dalam atau diluar (pemerintahan), tapi kontribusi besar apa untuk bangsa dan negara," ungkap Riza di Jakarta, Jumat (9/8).

Riza menjelaskan sebagai partai kedua terbesar pemenang Pemilu 2019, Gerindra memiliki posisi yang strategis dalam jalannya pemerintahan ke depan. Posisi strategis tersebut bisa dijlankan baik dari dalam pemerintahan maupun luar pemerintahan dengan menjadi oposisi.

"Kalau kami di dalam cuma masuk dan duduk tapi gak berkontribusi apalagi malah korupsi itu tidak baik bagi rakyat. LEbih baik di luar berikan kritik konstruktuif. Sebaliknya jika di luar tapi cuma bisa teriak-teriak dan tidak bisa berikan masukan konstruktif kan itu juga tidak baik," jelasnya.

Menurut Riza, tidak penting bagi Gerindra berada di dalam maupun di luar pemerintahan. Bagi Gerindra yang terpenting ialah bagaimana bisa memberikan kontribusi konstruktif bagi bangsa dan negara. Ketiga opsi yang telah disiapkan tersebut dinilai mampu mengakomodir kontribusi Gerindra pada bangsa dan negara.

"Jadi semua opsi ini memungkinkan, yang paling penting itu bukan di dalam atau di luar. Tapi sejauh mana memberikan konstribusi konstruktif bagi bangsa dan negara," ungkapnya.

Lebih lanjut Riza menjelaskan, jika berada di dalam pemerintahan Gerindra akan mengupayakan visi misi program Prabowo-Sandi yang dibawakan Koalisi Adil Makmur bisa diimplementasikan untuk kepentingan bangsa. Sebaliknuya jika berada di luar maka Gerindra akan mengkoreksi kebijakan-kebijkan pemerintah.

"Kalau kami di luar, kami mau koreksi pemerintah agar ke depan bisa lebih baik," ungkapnya. (OL-4)

BERITA TERKAIT