08 August 2019, 15:41 WIB

Pertamina: Sudah 3.965 Barel Tumpahan Minyak Berhasil Diangkat


 Nur Aivanni | Ekonomi

PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) terus mengupayakan untuk mengatasi tumpahan minyak (oil spill) di anjungan YY sumur YYA-1 area Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java. Pihaknya pun memfokuskan penanganan tumpahan minyak tersebut di offshore.

Incident Commander Taufik Adityawarman mengatakan bahwa pihaknya telah mengerahkan 2.679 personel baik di laut maupun di darat untuk mengatasi tumpahan minyak di Laut Karawang.

"Total oil spill yang berhasil diangkat dari offshore 3.965,71 barel," kata Taufik dalam konferensi pers terkait upaya penanganan terhadap peristiwa di Anjungan YYA-1 PHE ONWJ di Laut Jawa di Gedung Pusat PT Pertamina (Persero), Jakarta, Kamis (8/8).

Untuk penanganan dan pengelolaan oil spill di offshore, jelas Taufik, telah dikerahkan 4.700 static oil boom untuk menghadang oil spill dari sumber utama. Juga, ada 600 meter movable oil boom untuk menghadang oil spill yang lepas dari sumber utama.

Baca juga: Pertamina Sanggupi Tantangan Ridwan Kamil

"Ada 4 kapal (oil skimmer), tiap hari keliling menyedot tumpukan-tumpukan minyaknya. Kenapa begitu? Supaya dampak ke onshore-nya kita minimalkan. Upaya maksimal di offshore kita ambil semua," ujarnya. Juga, ada 44 kapal untuk combat oil spill.

Sementara itu, untuk penanganan oil spill di shoreline, Taufik menyampaikan pihaknya telah memasang 3.000 meter oil boom ter-deploy di muara sungai. Juga, ada 2.520 fishnet di pesisir pantai terdampak. Total jumlah karung shoreline sebanyak 1.047.386. 

"Estimasi oil spill content per karung maksimal 10%, selebihnya pasir, batu dan sebagainya," imbuhnya. (A-4)

BERITA TERKAIT